BerandaKulinary
Kamis, 5 Jun 2019 11:59

Mudik-Balik Lewat Pantura, Bawa Pulang Kacang Bogares untuk Keluarga atau Kolega

Kacang bogares khas Tegal. (Oleholehtegal.blogspot)

Jalur pantai utara Jawa menjadi rute paling banyak dilalui selama arus mudik dan balik Lebaran. Nah, di jalan, kalau kamu butuh camilan atau pengin bawa buah tangan untuk teman kantor, kacang bogares mungkin bisa kamu jadikan pilihan.

Inibaru.id – Kacang tanah menjadi salah satu palawija yang ditanam di Desa Bogares, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Olahan kacang tanah pun menjadi komoditas di sini. Masyatakat menyebut produk itu kacang bogares.

Bukan digoreng atau dioven, camilan ini diolah dengan cara disangrai. Sangrai merupakan cara memasak dengan cara menggoreng tanpa minyak. Unik, bukan?

Kacang tanah yang sudah diseleksi berdasarkan kualitas terbaik kemudian dicuci dan direndam semalaman di dalam wadah berisi bumbu. Setelah itu kacang dijemur di bawah sinar matahari. Setelah itu, barulah kacang siap disangrai.

 

Proses menyangrai kacang bogares. (Ayotegal)

Proses menyangrai ini begitu unik, Millens. Kalau di wilayah Batang dan Kendal ada “kerupuk miskin” yang disangrai dengan pasir, di Tegal kacang yang diperlakukan dengan demikian. Kacang bogares disangrai menggunakan pasir di dalam wajan berbahan lempung.

Pasir menjadi pengganti minyak goreng sebagai media meratakan panas pada kacang. Hasilnya, kacang akan matang lebih sempurna. Setelah matang, kacang diayak menggunakan tampah untuk menghilangkan sisa pasir.

Kalau kamu kebetulan libur Lebaran ini mudik-balik melalui jalur pantura, nggak ada salahnya berhenti sejenak di Tegal untuk membeli kacang bogares. Kacang ini lebih sehat karena diproses tanpa minyak goreng.

Kacang bogares. (Parpora.tegalkab)

Gimana, tertarik membelinya? Begitu masuk wilayah Tegal, tengok kanan-kiri ya. Kalau ada toko oleh-oleh, cobalah berhenti, barangkali ada yang jual. Kan lumayan buat buah tangan keluarga atau kolega! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: