BerandaKulinary
Jumat, 16 Jun 2022 17:37

Mitos Opak Sili, Pembuatnya Harus Dalam Kondisi Suci

Ilustrasi: Proses membuat opak. (kuta.desa.id)

Pembuat opak sili dari Desa Candisari, Kecamatan Mranggen, Demak, Jawa Tengah, harus dalam kondisi suci jiwa dan raga. Kalau nggak, opak yang dia buat nggak bakal jadi, Millens.

Inibaru.id – Desa Candisari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah punya jajanan khasnya sendiri. Namanya adalah opak sili. Jajanan Sili ini kabarnya harus dibuat oleh orang yang dalam kondisi jiwa dan raganya suci, lo.

Aturan nggak tertulis ini masih dipegang teguh oleh warga Dukuh Sili. Meski jajanan ini laris dijual di banyak tempat, mereka percaya kalau pembuatnya nggak dalam kondisi jiwa atau raganya suci, maka opak nggak bakal jadi dan akhirnya membuat mereka merugi.

Menurut keterangan Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Makmur Sejahtera Candisari Muhamad Sholeh Kasun, ada aturan lain yang juga warga percaya, yaitu, mereka nggak akan memakai bahan pengawet kimia. Bahan utamanya juga harus murni dari ketela pohon.

“Kalau saat ditumbuk kemudian diberi bahan pengawet, akan tidak nyaman saat dibuat. Jadi opak ini murni dari ketela pohon. Kalau mau menambahkan rasa atau campuran bahan lain, harus selesai digoreng, baru ditambahkan,” jelas Sholeh, Senin (20/9/2021).

Dia juga menjelaskan soal seperti apa kondisi pembuatnya yang harus suci jiwa dan raganya sebelum membuat penganan ini.

Pembuat opak sili harus dalam keadaan suci. (kabarseputarmuria.com)

“Ketika orang yang membuat opak itu sedang menstruasi, habis berkumpul dengan suaminya namun belum mandi, bertengkar dengan keluarganya, atau ada masalah pribadi, maka opak yang dibuat tidak akan menjadi opak. Bahan bakunya akan menjadi bermasalah seperti bahan ketika ditumbuk itu seperti ada lendirnya,” ungkapnya.

Pembuat opak di Dukuh Sili sudah tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Opak Sili. KUBE ini dibina langsung oleh pemerintahan desa sehingga para pembuat pun sangat terbantu dalam hal produksi, distribusi, serta penjualan. Kini, jajanan ini bahkan laris manis sampai ke luar daerah.

“Alhamdulillah, opak sili banyak peminatnya. Selain dipasarkan di pasar tradisional, opak sili juga dipasarkan melalui online, yaitu media sosial. Baik itu opak mentah ataupun sudah siap makan (laku),” kata laki-laki berusia 51 tahun tersebut.

Selain rasa yang enak dan kerenyahannya yang bisa menggoyang lidah, opak sili khas Desa Candisari tergolong murah. Kalau kamu membeli dalam kemasan dengan ukuran 250 gram, tinggal membayar Rp 8 ribu – Rp 10 ribu.

Mengingat semakin banyak orang dari luar daerah yang mencari langsung opak sili di tempat produksinya, kini warga Desa Candisari pun sedang mengurus pendirian gerai UMKM Candisari. Rencananya sih, pada tahun ini sudah jadi.

Hm, jadi penasaran ya seperti apa nikmatnya opak sili, Millens. (Jat/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: