BerandaKulinary
Kamis, 28 Agu 2019 13:00

Mino, Camilan Mungil nan Legit dari Banyumas

Mino, mini nopia khas Banyumas. (Inibaru.id/ Inadha Rahma Nidya)

Mino merupakan singkatan dari Mini Nopia. Jadi, mino memiliki rasa yang kurang lebih sama dengan nopia. Yang membedakan mino dengan nopia adalah ukurannya. Mino memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibanding nopia.

Inibaru.id - Cara pembuatan mino nggak jauh berbeda dengan nopia. Pertama, adonan dibentuk bulatan kecil, kemudian didiamkan. Selanjutnya, mino diisi dengan gula jawa. Baru deh bulatan yang sudah jadi itu ditempelkan di dinding tungku tanah liat yang berbentuk seperti sumur. Eits, suhu tungku harus diatur hingga mencapai 90 derajat celsius ya.

Mino memiliki bentuk bulat kecil dengan salah satu sisinya yang sedikit keras menyerupai cangkang. Jika digigit, kulit Mino terasa renyah disusul rasa manis khas isian mino.

Mino rasa stroberi, pandan, dan gula jawa. (Inibaru.id/ Inadha Rahma Nidya)

Mino tersedia dalam berbagai rasa. (Inibaru.id/ Inadha Rahma Nidya)

Biar penikmat nggak bosan, kini produsen berinovasi dengan menghadirkan varian rasa Mino. Rasa cokelat, durian, kacang, nanas, pandan, stroberi, bawang goreng, kacang ijo, hingga blackforest siap membuat lidahmu bergoyang. Meski demikian, menurut Yanti, salah satu penjual Mino, rasa yang paling banyak dibeli tetaplah rasa gula jawa.

“Rasanya banyak, enak-enak, bahkan ada rasa coklat blackforest. Tapi yang paling laku tetap yang original, rasa gula jawa,” katanya.

Eh, Millens sudah tahu belum asal usul mino atau nopia? Dilansir dari purwokertokita.com, nopia dipopulerkan oleh keluarga keturunan Tionghoa di Banyumas sekitar tahun 1880. Sejak saat itu, industri Nopia terus berkembang hingga saat ini. Salah satu daerah yang melakukan produksi Mino dan Nopia hingga ini adalah Kota Lama Banyumas.

Kemasan Mino. (Inibaru.id/ Inadha Rahma Nidya)

Mino menjadi oleh-oleh wajib bagi pelancong yang datang ke Banyumas. (Inibaru.id/ Inadha Rahma Nidya)

Untuk mendapatkan Mino, kamu bisa mengunjungi berbagai toko oleh-oleh di Banyumas seperti di daerah Sawangan. Di sini berjajar toko oleh-oleh yang menyediakan Mino. Dengan Rp 17 ribu kamu sudah bisa membawa pulang sebungkus Mino.Murah kan? Kamu penasaran yang rasa apa, Millens? (Inadha Rahma Nidya/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: