BerandaKulinary
Kamis, 12 Mar 2025 11:09

Mi Kopyok Mak Rom, Kuliner 'Hidden Gem' di Gunung Tidar Magelang

Mi Kopyok Mak Rom di Magelang. (Googleuser/Rima Atikal Kafa)

Meski harus masuk gang lantaran lokasinya berada di tengah-tengah perkampungan padat, Mi Kopyok Mak Rom. Tapi tetap menjadi destinasi wisata kuliner di Magelang karena rasanya yang tiada dua.

Inibaru.id – Nama Gunung Tidar di Kota Magelang dalam beberapa bulan viral karena dijadikan tempat pelatihan sejumlah pejabat negara. Eits, tapi kita nggak akan membicarakan itu. Kita bicara lokasi yang sama, tapi tentang salah satu khazanah kuliner di sana.

Sebutlah salah satunya adalah Mi Kopyok Mak Rom. Bisa dibilang, tempat ini adalah destinasi wisata kuliner tersembunyi alias hidden gem di Magelang. Kenapa di sebut demikian? Ya, karena lokasinya memang cukup tersembunyi, yakni di Gang 3 No 41 Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan.

Sebetulnya, tempat ini berada di pusat kota. Dari Jalan Jenderal Sudirman yang berada tepat di jantung kota, yang tengah-tengahnya dialiri sungai, kamu tinggal mencari Jalan Dewaruci; lalu masuk sedalam kurang lebih 200 meter.

Setelah itu, telusurilah sisi kanan jalan untuk menemukan gang dengan petunjuk bertulisan "Musala Al Amin". Gang inilah yang akan mengantarkanmu ke permukiman padat tempat warung mi kopyok terkenal tersebut berdiri.

Keistimewaan Mi Kopyok Mak Rom

Laron nggak akan datang ke cahaya yang cukup terang. Setali tiga uang, orang-orang juga nggak akan mampir ke warung yang berada di gang sempit ini jika masakannya nggak benar-benar istimewa. Ehm, atau harganya murah! Ha-ha.

Mi Kopyok Mak Rom dikenal karena rasanya yang luar biasa. Selain itu, harganya pun ramah di kantong. Jadi, terjawab dong alasan kenapa tempat ini selalu ramai pembeli dan direkomendasikan begitu banyak orang?

Tempat makan Mi Kopyok Mak Rom yang kecil namun selalu ramai pembeli. (Googleuser/Arif Yulianto)

“Rasanya enak, kuahnya gurih dan segar. Cabainya juga langsung diulek sesuai dengan request kita. Untuk mi bisa pilih antara mi kuning, bihun, atau keduanya,” ungkap salah seorang pengulas di Google yang datang ke warung ini pada Oktober 2024, Wafiq Aini.

Karena cabainya diulek langsung saat memesan, kamu bisa menyesuaikan tingkat kepedasan yang diinginkan di sini. Untuk penyuka pedas, saatnya memesan mi kopyok ekstrahot. Sementara, yang nggak terlalu suka mi yang terlalu strong, bisa minta pedasnya tipis-tipis saja.

Kuah Mi yang Menyegarkan

Mi kopyok adalah masakan khas Magelang berbahan utama mi dengan sayuran, lalu disajikan dalam kuah gurih yang menyegarkan. Nah, kekuatan utama dari Mi Kopyok Mak Rom adalah sensasi gurih pada kuahnya yang terkenal. Mi yang dipakai juga lebih kenyal dari biasanya.

Sebagai pendamping, kamu juga bisa menambahkan bakso berbagai ukuran yang pastinya sangat menggiurkan. Kalau kurang, kamu juga bisa menambahkan irisan daging sebagai topping, gorengan seperti tahu dan tempe, atau keripik.

“Wajib dikunjungi bagi pencinta kuliner yang pengin merasakan kelezatan mi kopyok khas Magelang,” ungkap pengulas di Google lainnya yang datang ke tempat makan tersebut pada Januari 2025, Oktaffyani Puji.

Sepaket mi kopyok di warung tersebut dibanderol Rp15 ribu. Namun, kamu juga bisa membeli secara terpisah. Mi kopyok "kosongan" dihargai Rp2.000 saja, lalu bakso kecil seharga Rp1.000, sedang Rp3.000, dan jumbo Rp6.000 per buah. Ada juga ceker, kepala ayam, dan pangsit yang dibanderol Rp2.000 per item.

Pada hari-hari biasa, Mi Kopyok Mak Rom buka pukul 08.00-21.00 WIB. Apakah buka selama Ramadan? Silakan cek sendiri saja, Millens! (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: