BerandaKulinary
Selasa, 22 Des 2025 09:01

Mencicipi Rasa Legendaris Roti Jadoel Bu Djumery Salatiga

Ilustrasi: Roti isi pisang, salah satu menu andalan di Roti Jadoel Bu Djumery Salatiga. (Resepkoki)

Eksis sejak 1950, aneka macam roti zadul yang menarik bisa kamu temukan d Toko Roti Jadoel Bu Djumery, Salatiga.

Inibaru.id - Kalau kamu sering berkeliling Salatiga untuk mencari camilan tradisional yang autentik, pasti nggak bakal asing lagi dengan Roti Jadoel Bu Djumery. Toko roti zadul yang satu ini punya tempat spesial di hati banyak warga lokal dan pecinta roti klasik. Bukan hanya karena rasanya, tapi juga karena kisahnya yang tak lekang oleh waktu

Berada di area pertokoan seberang Pasar Rejosari, toko Roti Jadoel Bu Djumery berjarak sekitar 1 km ke arah selatan dari Alun-Alun Salatiga. Tokonya terlihat kecil dan sederhana dari luar, tapi begitu kamu mendekat, aroma roti yang baru keluar dari oven langsung menyambut dan menggoda.

Aroma tersebut nggak berasal dari oven modern biasa, tapi oven tungku kayu bakar tradisional yang semakin langka di zaman sekarang. Teknik memasak yang unik inilah yang bikin roti di sana terasa beda karena memiliki sedikit wangi asap, lembut di dalam, dan sedikit garing di luar, tekstur yang sangat khas roti zadul.

Sejak kali pertama berdiri pada tahun 1950, Roti Jadoel Bu Djumery sudah menjadi semacam legenda kecil di kota Salatiga. Usaha ini diwariskan dari generasi ke generasi, sehingga resep dan cara pembuatan rotinya tetap konsisten. Gara-gara hal ini, banyak pelanggan setia bilang, setiap kali mereka pulang kampung atau main ke Salatiga, wajib mampir ke sini dulu.

Toko Roti Jadoel Bu Djumery Salatiga yang kecil dan sederhana. (Google Street View)

“Pas makan rotinya, seperti time travel singkat, kembali ke masa ketika roti masih dibuat pakai tangan dan penuh cinta. Makanya saya nggak pernah lupa beli roti di sini saat pulang kampung,” ucap perempuan asli Salatiga yang kini bermukim di Yogyakarta, Noviani, pada Senin (15/12/2025).

Di etalasenya, ada lima varian roti klasik yang selalu tersedia, yaitu rasa cokelat, pisang, kacang, nanas, dan roti kelapa. Dari kelimanya, banyak yang merekomendasikan roti kelapa sebagai jagoannya. Alasannya, bukan hanya karena rasa jadulnya yang otentik, tetapi juga karena teksturnya yang kenyal dan aroma kelapanya jarang ditemukan di roti kekinian.

“Kebanyakan bilang roti kelapanya paling legendaris. Tapi kalau saya sudah kadung cocok dengan roti isi cokelatnya,” lanjutnya.

O ya, selain datang langsung ke tokonya, kalau kamu mau pesan lebih awal atau nyiapin buat oleh-oleh dalam jumlah banyak, tinggal WhatsApp aja ke nomor yang tertera di depan toko, yaitu: 0877-4797-7234.

“Terkadang saya pesan di nomor itu biar pas saya ambil, rotinya masih hangat,” pungkas Noviani.

Intinya, Roti Jadoel Bu Djumery bukan cuma soal roti, tapi soal nostalgia, rasa lokal, dan tradisi yang masih dipertahankan di tengah serbuan bakery dan kafe-kafe modern. Untuk siapa saja yang ingin mencicipi sepotong sejarah Salatiga, roti ini wajib dicoba, Gez! (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Tumpeng, Simbol Syukur dan Harmoni dalam Tradisi Jawa

12 Mei 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.500, Apa Dampaknya bagi Masyarakat?

13 Mei 2026

Rahasia Sehat dari Isi Piring Warna-Warni

13 Mei 2026

Jamu, Warisan Leluhur yang Tetap Relevan di Tengah Gaya Hidup Modern

14 Mei 2026

Saat Rupiah Melemah, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

15 Mei 2026

Rahasia Matematika di Balik Motif Batik, dari Simetri hingga Pola Fibonacci

16 Mei 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan Pameran Seni Kontemporer “Episentrum”

16 Mei 2026

Nyandhang Tradisi untuk Menjaga Ingatan Batik Kudus

18 Mei 2026

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza Dicegat Israel, Ada Wartawan Media Nasional

19 Mei 2026

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: