BerandaKulinary
Jumat, 26 Sep 2019 17:29

Membakar Lidah tapi Terus Nambah dengan Oseng Mercon Ala Bu Narti

Hm, merahnya cabai dan tomat dalam oseng ini bikin tergoda kan? (Thetravellist)

Daging, jeroan, gajih dimasak menggunakan bumbu pedas yang bikin berkeringat menjadi oseng mercon. Sekali mencobanya, kamu yang doyan pedas mungkin bakal ketagihan dengan makanan ini. Di mana bisa menikmatinya? Tentu saja di Oseng Mercon Bu Narti.

Inibaru.id – Penggemar makanan pedas di Yogyakarta mungkin sudah nggak asing dengan Oseng Mercon Bu Narti. Berisikan kikil, gajih, kulit, dan tulang muda atau yang biasa disebut orang Yogyakarta “koyoran”, warung tenda di Jalan Kyai Ahmad Dahlan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, ini nyaris nggak sepi pengunjung saban malam.

Lantaran berisi lemak, makanan ini bakal cepat membeku, Millens. Supaya nggak beku, tentu kamu harus menghabiskannya dengan cepat.

Pedasnya oseng mercon ini bikin nagih! (Instagram/jogjafoodhunter)

Hm, kalau melihat gimana potongan cabai rawit yang turut “mewarnai” makanan ini, sensasi pedas yang kamu rasakan bakal tambah meledak-ledak.

Dalam sehari, Bu Narti bisa menggunakan 50 kilogram koyoran dan 6 kilogram cabai. Jumlah bahan ini bisa meningkat pada akhir pekan.

https://neolimastrans.com/wp-content/uploads/2018/05/Oseng-Oseng-Mercon-Bu-Narti-1.jpeg

Bagi kamu doyan pedas, oseng mercon buatan Bu Narti harus kamu coba. (Neolismastrans)

O ya, Bu Narti ternyata sudah berjualan sejak 1998, lo. Tempat ini juga cukup sering disambangi Cak Nun, budayawan kelahiran Jombang, Jawa Timur.

 Kalau pengin merasakan pedas dan nikmatnya makanan tersebut, kamu perlu menyiapkan uang sebanyak Rp 15 ribu. Supaya makin seru, ajak pula teman-temanmu makan di sana ya. Dengan “membakar” lidah bersama, acara makanmu makin meriah nih. Huh-hah-huh-hah! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: