BerandaKulinary
Rabu, 28 Mei 2019 15:22

Dulu Makanan Sultan, Baklava Kini Disukai Semua Orang

Baklava (Mrbaklavasd)

Sebelum menjadi kue yang disantap masyarakat umum, baklava dulu merupakan kue khusus untuk para bangsawan. Rasanya yang manis bikin kue ini biasa menjadi hidangan berbuka puasa. Gimana sejarah baklava akhirnya menjadi makanan rakyat?

Inibaru.id – Turki merupakan salah satu negara dengan sejarah Islam terpanjang di dunia. Nggak heran, negara ini juga menjadi salah satu tujuan wisata bagi umat muslim di Indonesia.

Selain melakukan wisata sejarah, Turki juga bisa jadi tujuan berwisata kuliner. Salah satu kulinernya yang terkenal adalah baklava. Yap, hidangan penutup ini cukup populer di Indonesia. Selama Ramadan, nggak sedikit orang pernah membatalkan puasa mereka dengan hidangan ini.

Hidangan penutup tersebut diperkirakan berkembang di Turki pada masa Kesultanan Utsmaniyah. Ini berarti sekitar 1473. Saat itulah baklava muncul dalam berbagai perayaan seperti pesta kunjungan atau kunjungan tamu.

Konon, pada awal kemunculannya, baklava nggak bisa dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Makanan ini hanya ditujukan untuk para bangsawan sehingga resep pembuatannya pun disimpan rapat.

https://galeri8.uludagsozluk.com/458/sutlu-nuriye_790670.jpg

Baklava menjadi suguhan untuk para prajurit saat bulan Ramadan. (uludagsozluk.com)

Pada akhir abad ke-17, baklava mulai dihidangkan untuk para prajurit saat Ramadan. Alih-alih disantap di meja makan seperti para bangsawan, makanan itu dibawa dari barak melalui parade keliling kota. Sepanjang jalan, rakyat Istanbul turut pula larut dalam kegembiraan menyaksikan mereka.

Kini, makanan berisi kacang almond dan kenari ini nggak hanya dinikmati para bangsawan dan prajurit saja. Baklava telah menjadi makanan bagi seluruh orang di negara asalnya.

Kalau kamu sedang berlibur ke Turki, jangan lupa cicipi baklava ya. Mau membawanya sebagai oleh-oleh juga bisa, lo. Ah, jadi pengin makan baklava, nih. Kamu punya rekomendasi di mana baklava bisa didapatkan di Semarang, Millens? (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: