BerandaKulinary
Jumat, 7 Feb 2019 08:23

Dua Cara Asyik Makan Zuppa Soup di The Noph

Cara makan zuppa soup. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Sobat Millens ada yang masih bingung nggak sih gimana cara makan zuppa soup? Nih, ada dua cara asyik menyantap sup khas Italia itu!

Inibaru.id – Sup bertopi atau zuppa soup belakangan menjadi salah satu hidangan bergengsi di tempat kondangan atau perjamuan makan di Indonesia. Selain tampilannya yang khas dengan "topi" pastry croissant yang menutupi sup kental itu, rasanya yang komplet juga cukup menggugah selera.

Di negeri asalnya, Toskana, Italia, zuppa soup lebih dikenal sebagai Zuppa Toscana, yang berarti sup asal Tuscany (Toskana). Sup ini memiliki tekstur yang agak kental dengan isian berbagai macam sayuran dan lauk. Nah, yang paling khas dari zuppa soup adalah tutup sup yang berupa pastri.

Lantaran "topi" pastri itu, beberapa orang bingung saat memakan zuppa soup. Nah, sebenarnya, ada dua cara yang bisa kamu lakukan supaya zuppa soup terserap maksimal, Millens.

Zuppa soup dan beberapa menu andalan di The Noph Snack and Resto. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Pertama, kamu bisa mengambil pastri itu untuk diletakkan di piring lain. Pastri itu kemudian disobek sesuai selera dan dicocol dengan sup di dalam wadah. Hal ini diungkapkan pemilik sekaligus juru masak The Noph Snacks and Resto Aditya Cahyadi.

“Kalau saya lihat di (video-video) Youtube itu langsung diaduk sama puff-nya tapi ada juga yang diangkat dan dicuil. Selera orang kan beda-beda ya,” terang Adit.

Bagi sobat Millens yang nggak suka pastrinya basah, cara ini bisa jadi pilihan untukmu. Kamu juga bisa lebih merasakan pastri penutupnya saat memakan pastri dan sup secara terpisah.

Cara makan zuppa soup dengan pastrinya dimasukkan ke dalam sup. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Namun, bagi yang pengin praktis, kamu bisa mencampur pastri langsung ke dalam wadah sup. Pastri itu nantinya bakal tercampur dengan sup dan teksturnya jadi lembek.

Kalau saya pribadi sih lebih suka cara kedua. Cara ini juga yang saya pakai saat memakan zuppa soup di The Noph. Ya, restoran yang berlokasi di Jalan Kelud Raya No 30, Semarang ini juga menyajikan menu zuppa soup.

Zuppa Soup ala The Noph

Menikmati zuppa soup di The Noph terasa nikmat lantaran saat itu cuaca sangat mendukung: mendung dan sendu! Ha-ha. Kehangatan lada yang cukup kentara di sup tersebut benar-benar menghalau hawa dingin yang sebelumnya begitu menusuk kulit.

Baca juga:
Unik, Bakpao Mungil Ini Punya Isian Kekinian!
Belajar Menyantap Makanan di Waktu yang Tepat di The Noph

Oya, saya tertarik pada tekstur pastrinya yang kering di luar tapi lembut di dalam. Aromanya wangi, terlebih sesaat setelah zuppa soup diantarkan ke meja. Begitu menggoda!

Sup yang berisi potongan smoked beef dan jagung itu cukup kental dan creamy. Semuanya pas, nggak berlebihan, termasuk rasa asin yang lumayan mendominasi dan manis menyusul setelah itu. Rasa ini juga cocok dimakan bersama pastrinya.

Kalau pun kamu berpikir ada rasa yang kurang, kamu bisa koreksi rasa dengan menambahkan saus, lada, dan garam yang disediakan. Em, kalau saya, sih, lebih suka rasa aslinya, tanpa tambahan apapun.

Seporsi zuppa soup di The Noph dijual seharga Rp 15 ribu. Hm, harga yang cukup rasional! Silakan ke sini dan praktikkan cara makan zuppa soup pilihanmu, Millens! (Ida Fitriyah/E03)

 

The Noph Snack and Resto

Kategori             : Restoran

Alamat               : Jalan Kelud Raya No 30 Semarang

Jam Buka           : Pukul 12.00-21.00 WIB (Selasa tutup)

Harga Makanan   : Rp 15.000 s.d. Rp 30.000

Harga Camilan    : Rp 3.500 s.d. Rp 10.000

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: