BerandaKulinary
Minggu, 17 Nov 2018 14:00

Ditemani Stove’s Signature Waffle dan Noir Frappe, Nongkrong di Stove Syndicate Makin “Ramai”

Waffle dan Cappucinno bisa jadi pilihan sarapanmu. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Anak Tembalang, Semarang pasti nggak asing dengan Stove Syndicate. Ya, kafe yang berada di Jalan Ngesrep Timur V ini memang menjadi salah satu tempat nongkrong favorit. Selain enak buat ngopi, rasa wafelnya pun bikin ketagihan, lo. Nggak percaya? Cus, cicipi dulu rasanya!

Inibaru.id – Dari luar, Stove Syndicate tampak lengang. Saat saya tiba di sana sekitar pukul 10.00 WIB, kafe yang berada di Jalan Ngesrep Timur 5 No 27, Tembalang, Semarang ini memang baru buka. Pada barista, saya bertanya apakah saya bisa bertemu Audi Aldiano, pemilik Stove Syndicate. Barista tersebut mempersilakan saya menunggu di lantai dua restoran. Setelah menunggu sekitar sepuluh menit, Audi pun datang.

Hobi masak menjadi alasan lelaki 29 tahun ini berkecimpung di dunia kuliner. Awal mendirikan Stove Syndicate pada 2010 silam, Audi hanya menawarkan beragam kopi dan wafel. Seiring waktu, permintaan pengunjung membuatnya menambah varian menu. Selain wafel, kafe ini juga menyediakan pizza, dessert bowl, rice dish, hingga sandwich.

Stove's Signature Waffle ala Stove Syndicate. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Sambil ngobrol dengan ayah dua anak ini, saya mencicipi Stove’s Signature Waffle, salah satu menu yang paling banyak diminati pengunjung kafe ini. Terdiri atas topping buah apel, stroberi, dan kismis, dua wafel ini meluncur cepat ke perut saya. Biar tampilan dan rasanya yahud, saus karamel nggak ketinggalan menghiasi kudapan asal Brussel, Belgia ini.

Dari segi tekstur, stove’s signature waffle nggak mengecewakan. Bagian luarnya renyah, sementara bagian dalamnya cukup empuk. Manis wafel ini juga nggak lebai, Millens. Kalau nongkrong di sana, kamu harus coba menu satu ini.

Supaya ngemil makin nikmat, es krim vanila jadi pendamping wafel ini. Soal tampilan, stove’s signature waffle cukup menarik. Potongan buah di atas dan di samping wafel ditata berserakan. Kendati nggak seramai beberapa wafel yang pernah saya lihat, tapi tampilan wafel ini tetap cantik, kok.

“Waktu itu kami butuh waktu sekitar seminggu buat eksperimen,” tutur Audi. “Dari eksperimen itu, kami punya sebelas resep dasar buat wafel kami.”

Noir Frappe, salah satu milkshake yang patut kamu coba! (Inibaru.id/ Artika Sari)

Soal harga, Stove Syndicate membanderol stove’s signature waffle senilai Rp 28.000. Harga yang menurut saya standar dengan porsi yang juga standar. Puas menyantap wafel, Noir Frappe menjadi pendamping ngemil saya. Seperti umumnya tampilan milkshake, warna hitam minuman ini makin segar dengan white cream di atasnya.

Lantaran menggunakan bamboo charcoal alias arang bambu, rasa manis minuman ini berasal dari susu serta krim putih yang menjadi topping-nya. Dari skala 1-5, skala manis noir frappe di lidah saya adalah tiga. Meski standar, minuman seharga Rp 27.000 ini berhasil bikin saya ketagihan, lo.

(Baca Juga: Ngopi dan Ngemil Cantik di Stove Syndicate Semarang)

Puas ngobrol dan makan, saya pun pulang sambil berjanji bakal balik lagi ke sana. Dari 32 menu makanan dan 30 menu minuman di Stove Syndicate, pizza marinara jadi menu yang bakal saya coba pada kunjungan berikutnya. Selain pizza marinara, saya juga penasaran mencicipi nasi goreng lombok ijo-nya. Eh, ada yang mau nemenin saya? (Artika Sari/E05)

 

Stove Syndicate

Kategori          : Kafe

Alamat            : Jalan Ngesrep Timur V No. 27, Tembalang, Semarang

Jam buka         : 09.00-23.00 WIB, Sabtu 09.00-01.00 WIB

Harga Makanan: Rp 17.000 – Rp 30.000

Harga Minuman: Rp 9.000 – Rp 28.000

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: