BerandaJalan-jalan
Rabu, 29 Agu 2017 15:49

Festival Jerami Banjarnegara, Cara Unik Kritik Kedaulatan Pangan Indonesia

Festival Jerami di Banjarnegara. (Foto: Instagram @foraginanjarkatamsi)

Tau gak sih? Festival jerami yang digelar di Kabupaten Banjarnegara punya nilai filosofis loh! Yuk, simak informasinya.

Inibaru.id - Desa Jenggawur yang terdapat di Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara biasanya dikenal sebagai desa yang suasananya sepi. Namun, pada hari Sabtu 26 Agustus 2017 lalu, desa ini mendadak menjadi sangat ramai. Jalanan desa yang biasanya lengang mendadak dipenuhi oleh ratusan orang. Persimpangan jalan yang biasanya tidak diperhatikan juga kemudian dihiasi dengan gapura dengan bentuk yang unik dan puluhan patung yang terbuat dari jerami yang sudah kering. Ternyata, setelah ditelisik, di desa ini sedang diadakan sebuah festival yang dinamai sebagai Festival Jerami Banjarnegara.

Festival yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, ini berlangsung sangat meriah dan menarik.  Tak hanya tentang gapura atau patung yang dibuat dari jerami kering yang terlihat unik, namun festival jerami ini merupakan kampanye tentang pemanfaatan bahan limbah. Melalui acara ini juga, pihak penyelenggara ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa limbah bisa diolah menjadi berang bernilai guna.

Baca juga: Parak Iwak, Puncak Festival Serayu Banjarnegara Yang Membuat Lebih  Semarak

Salah satu peserta kontes kecantikan pada festival ini adalah Elsa Miftahul Jannah. Gadis berusia 17 tahun yang masih berstatus siswi salah satu SMA negeri di Banjarnegara ini berjalan dengan anggun layaknya model papan atas di catwalk aspal ini. Dalam setiap langkahnya, Elsa mengembangkan senyum manis pada setiap orang yang melihat dan puluhan lensa kamera yang siap mengabadikannya dalam foto.

Tak hanya wajah cantiknya yang membuat banyak orang tertarik, kostum Elsa yang disesuaikan dengan tema festival dan dibuat dari rajutan jerami kering sangatlah unik sehingga mengundang decak kagum banyak orang.

Selain dari jerami kering, berbagai jenis hasil daur ulang sampah plastik pun dianyam pada gaun yang dipakai Elsa sebagai bagian ekor gaun yang membuat penampilan Elsa di catwalk menjadi semakin semarak.

Penggagas dari Festival Jerami Banjarnegara adalah Arianto. Pria berusia 44 tahun ini menuturkan bahwa selain Elsa, setidaknya ada 43 partisipan lainnya yang ikut meramaikan panggung fashion show di festival ini. Tak hanya dilakukan untuk kebutuhan promosi pariwisata di kabupaten yang dikenal dengan Sungai Serayu ini, Arianto menyebutkan bahwa festival jerami ini dilakukan sebagai salah satu kritik bagi kedaulatan pangan di tanah air.

Menurutnya, jerami bisa dijadikan simbol bahwa Indonesia adalah negara yang agraris sehingga sebisa mungkin ke depannya pemerintah menghentikan impor beras dan mulai memperhatikan kebijakan yang berpihak pada petani sekaligus meningkatkan sektor pertanian dalam negeri.

Tak hanya menjadi ajang kritik bagi pemerintah, festival ini juga diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran bagi generasi muda untuk mengenal kembali dunia pertanian yang sebenarnya masih menjadi salah satu tulang punggung Indonesia.

Arianto menyebutkan bahwa belakangan ini generasi muda menganggap petani sebagai profesi yang tidak lagi menarik. Padahal, tanpa adanya petani, kita tentu akan kesulitan mendapatkan bahan makanan utama masyarakat yang masih berupa nasi. (AW/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: