BerandaInspirasi Indonesia
Jumat, 12 Jul 2018 11:38

Rafa Jafar Ciptakan Gerakan Kelola Sampah Elektronik

Rafa Jafar. (beritagar.id)

Meski masih muda, Rafa Jafar mampu membuat suatu gerakan yang memberi dampak besar bagi alam dan masyarakat luas. Penasaran? Yuk simak!

Inibaru.id – Muda, kreatif, dan inovatif. Tiga kata itu tepat menggambarkan sosok Rafa Jafar. Pelajar kelahiran 7 Februari 2003 itu adalah pencetus gerakan pengolahan sampah elektronik bernama electronic waste atau e-waste.

Mantan ketua OSIS SMP Labschool Kebayoran yang akrab disapa RJ mulai mengkampanyekan e-waste sejak usianya 13 tahun. Dia fokus pada beberapa poin penting seperti jumlah sampah elektronik yang terus meningkat dan dampak buruknya kalau nggak dikelola dengan tepat. Wah, salut deh!

Rafa Jafar aktif di kegiatan sekolah dan luar sekolah. (beritagar.id)

FYI, sampah elektronik mengandung racun B3 yang tergolong berbahaya. Makanya sampah elektronik harus diolah dengan tepat sebelum dibuang seperti ditulis goodnewsfromindonesia.id (3/9/17).

Drop Box

RJ juga membuat drop box sebagai wadah sampah elektronik. Drop box itu dia letakkan di zona khusus di sekolahnya. Jika kuantitas sampah elektronik sudah mencukupi, drop box akan dikirim ke perusahaan-perusahaan yang bisa mengolah sampah elektronik.

Drop box sampah elektronik ide Rafa Jafar. (goodnewsfromindonesia.id)

Sampah elektronik itu bisa didaur ulang menjadi alat elektronik baru lo. Hm, bakal lebih ramah lingkungan kan?

Tahu nggak, RJ juga telah menulis buku tentang e-waste pada usia 11 tahun. Buku itu sudah diterbitkan pada 2015. Hebat ya!

Buku e-waste yang ditulis Rafa Jafar. (akbarmappanganro.com)

Ke depannya, remaja yang juga pernah menjadi duta cilik konferensi perubahan iklim PBB di Maroko itu berharap masyarakat Indonesia lebih sadar akan bahaya limbah sampah elektronik.

Dia juga berharap, masyarakat sadar bahwa sampah elektronik butuh penanganan khusus sebelum dibuang. Makanya dia mengimbau masyarakat untuk menyalurkan sampah elektronik mereka ke sekretariat e-waste.

Nah, siapa bilang usia muda jadi halangan untuk menjadi sosok inspiratif? Yuk ah dukung RJ! (IB10/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: