BerandaInspirasi Indonesia
Kamis, 16 Agu 2017 13:56

Kota Ini Jadi Kota Modern Pertama di Indonesia versi Telkom

Para pejabat kota Sukabumi. (Foto: Elmira 95 FM.com)

Gunakan 100 persen jaringan fiber optik, Sukabumi deklarasikan diri sebagai modern city. Mantab.

Inibaru.id - Jika tataran modernitas suatu wilayah dinilai dari jaringan teknologi komunikasi termutakhirnya, manakah kota di Indonesia yang layak disebut sebagai kota modern?

Jaringan fiber optik adalah teknologi terbaru di dunia telekomunikasi saat ini. Menggantikan kabel tembaga, fiber optik konon mampu mengurangi gangguan serta menjamin kecepatan akses internet dan telekomunikasi.

Dan, Sukabumi menjadi kota pertama yang telah menggunakan 100 persen jaringan fiber optik di seluruh wilayah. Kota di Jawa Barat ini pun dinobatkan sebagai Modern City pertama di negeri ini oleh PT Telkom.

Dilansir dari Telkom Indonesia yang disarikan dari GNFI, dalam laman resminya, Sukabumi secara resmi telah dinobatkan sebagai kota dengan fiber optik Telkom secara menyeluruh.

Baca juga: Piawai Kelola Sampah Plastik, Walikota Risma Dipuji Pangeran Charles

Penobatan tersebut dilaksanakan di T-Cloud Sukabumi bersamaan dengan penonaktifan Sentral Telepon Otomat (STO) di Sukabumi dan 59 STO lainnya di seluruh Indonesia. Penonaktifan ini menandakan peralihan sistem jaringan di Indonesia dari tembaga menjadi serat optik.

Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin menjelaskan, upaya menjadikan Sukabumi sebagai “modern city” membutuhkan waktu tiga tahun.

Peralihan dari jaringan tembaga ke serat optik adalah upaya peningkatan kualitas layanan Telkom.

Zuhelfi menambahkan, fiber optik akan memberikan performa yang jauh lebih mumpuni dalam layanan Information and Communication Technology (ICT), yang terintegrasi seperti Internet of Things dan aplikasi lain yang mendukung implementasi smart city.

Saat ini kota Sukabumi juga merupakan salah satu kota di Indonesia yang berkomitmen untuk mengimplementasikan smart city. Dalam hal kesiapan infrastruktur, kota berpenduduk 300 ribu jiwa ini menempati peringkat 8 dari 25 kota yang menjadi proyek percontohan smart city di Indonesia.

Baca juga: Motor Listrik Buatan ITS Ini Siap Jadi Kendaraan Nasional

Telkom sendiri memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan jaringan internet bagi seluruh OPD di Sukabumi. Tidak kurang dari 15 puskesmas di Sukabumi juga telah menggunakan e-Puskesmas yang terkoneksi dengan jaringan internet.

Sementara, dalam hal keamanan, masyarakat juga bisa memantau CCTV Online milik Dinas Perhubungan Kota Sukabumi yang didukung jaringan dan server dari Telkom Indonesia.

Tak hanya itu, untuk pengembangan kualitas pengetahuan masyarakat kota Sukabumi, Telkom juga menyediakan wi-fi corner agar masyarakat mudah mengakses internet. Beberapa titik yang tersedia di antaranya di halaman Masjid Agung Sukabumi.

Saat ini Kota Sukabumi sedang menjalani pendampingan dari Kementrian Komunikasi dan Informatika untuk mengimplementasikan konsep smart city.

Sebagai kota melek teknologi, Sukabumi tentu akan semakin dekat dengan gaya hidup digital. Masyarakat bisa menikmati Internet of Things tidak hanya di tempat-tempat umum, tetapi juga di rumah sendiri. Sehingga meski di dalam rumah, produktivitas dan kreativitas akan warga Sukabumi tetap dapat tersalurkan.

Salah satu produktivitas yang dimaksud adalah dengan memberikan akses internet berkualitas pada Usaha Kecil Menengah ataupun industri.

"Karena teknologi berbasis fiber optik ini mampu menyediakan bandwidth lebih besar dan meminimalisir risiko gangguan. Hal ini terbukti dari menurunnya keluhan pelanggan di Kota Sukabumi hingga 94 persen perharinya,” terang Zulhelfi.

Diharapkan, adanya fiber optik di Sukabumi akan mampu dimanfaatkan oleh banyak pihak untuk memajukan perekonomian di kota tersebut Selamat! (OS/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: