BerandaIndie Mania
Jumat, 12 Mar 2020 13:37

Ardhito Pramono Beberkan Sisi Gelapnya Lewat Album Craziest Thing Happened in My Backyard

Ardhito Pramono. (www.pinterest.com/netmediatama/)

Album terbaru Ardhito Pramono, Craziest Thing Happened in My Backyard ternyata mengungkap banyak sisi gelap dari penyanyi ini. Setiap lagunya pun mengungkap cerita yang berbeda. Seperti apa lengkapnya?

Inibaru.id – Ardhito Pramono menelurkan album terbaru berjudul Craziest Thing Happened in My Backyard. Di mini album ini, Ardhito mengungkap sisi gelap dan personalnya.

Kata backyard di judul albumnya ditafsirkan sebagai tempat dimana Ardhito menyimpan banyak kenangan baik, buruk, serta rahasianya. Berbagai hal ini diungkap dalam sederet lagu berjudul "Trash Talkin’", "925", "Here We Go Again/Fanboi", "Plaza Avenue", serta "Happy".

Album ini adalah album mini keempat yang dirilis oleh Ardhito. Sebelumnya, dia merilis album Ardhito Pramono (2017), Playlist Vol.2 (2017), serta Letter to My 17 Year Old (2019). Selain empat album tersebut, Ardhito juga sempat merilis single untuk film Susah Sinyal dan Fine Today.

Ardhito Pramono (pophariini.com/)

“Gue menulis dengan lebih jujur dan dewasa dari karya sebelumnya, terbuka untuk membahas hal-hal gelap dengan kemasan musik yang bisa dikatakan ceria. Midsommar dari Ari Aster dan Parasite dan Bong Joon Ho adalah dua film yang cukup menginspirasi gue selama menulis EP ini,” terang Ardhito.

Lagu pertama di album ini, "Trash Talkin'" memiliki nuansa khas lagu-lagu Elvis Presley. Sementara itu, lagu "925" menggambarkan para pekerja kantoran yang sudah jenuh bekerja dengan nuansa musik bossa nova yang sangat kental. Lagu "Here We Go Again/Fanboi" cenderung memiliki nuansa ceria dengan musik khas Disney.

Meskipun bisa dianggap sebagai lagu cinta, "Plaza Avenue" mengungkap kebiasaan minum Ardhito. Sementara itu, "Happy" justru mengungkap rasa penyesalan dan pertanyaan tentang pencapaian hidup.

Ardhito Pramono. (pinterest.com/pinsoftifi/)

Seluruh lagu di album ini ternyata sudah disiapkan untuk dirilis setiap 10 hari sejak 28 Februari 2020 lalu. Lokasi dari pembuatan video ini ada di Sydney, Australia dan diproduksi oleh Athevisuals dengan sutradara Ivan Saputra Alam. Ardhito ternyata juga merilis album ini dalam bentuk live session dalam Youtube Music Lens.

Kamu sudah mendengarkan lagu-lagu baru Ardhito belum, Millens? (Med/IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: