BerandaHits
Jumat, 12 Jan 2023 17:39

Wisatawan yang Datang ke Jateng Capai 291 Persen dari Target

Wisatawan Jawa Tengah pada tahun ini mencapai 291 persen dari jumlah yang ditargetkan. (Beritamagelang/Zain Firmansyah)

Tahun 2022, kunjungan wisatawan ke Jateng mencapai 291 persen dari target. Jika dibandingkan dengan tahun 2020 dan 2021, jumlah ini merupakan yang terbesar.

Inibaru.id - Kunjungan wisatawan di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2022 mencapai 45.093.933 orang. Angka itu jauh melampaui target yang hanya dipatok 11.530.429 wisatawan. Capaian tahun ini setara 291 persen dari angka yang ditargetkan.

Kabid Pemasaran Disporapar Jateng Setyo Irawan mengatakan, dari jumlah tersebut, wisatawan nusantara (wisnus) mendominasi. Sementara wisatawan mancanegara (wisman) menempati urutan kedua. Tercatat, wisnus yang berkunjung mencapai 44.949.504 orang dan wisman sebanyak 144.429 orang.

Dia mengatakan, jumlah ini menjadi yang terbesar sejak pandemi Covid-19 melanda. Pada 2020 dan 2021, capaian kunjungan wisatawan rata-rata hanya 22 juta lebih, baik wisman maupun wisnus. Sementara pada 2019 kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 58 juta orang.

"Dibanding 2019 (sebelum pandemi), capaian pada 2022 belum pulih sepenuhnya. Namun, dibanding 2020 dan 2021 (pandemi) capaian tahun ini naik signifikan," tuturnya, Kamis (12/1/2023).

Naiknya jumlah wisatawan ke Jateng, nggak lepas dari kondisi penyebaran Covid-19 yang mulai mereda. Selain itu, keputusan pencabutan PPKM oleh presiden, serta membaiknya daya beli masyarakat.

Tetap Terapkan Prokes

Kota Lama Semarang jadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan sepanjang tahun 2022. (Kliktimes)

Meskipun telah mereda, para pelaku wisata di Jateng nggak lantas melalaikan penerapan protokol kesehatan. Tercatat sebanyak 794 usaha wisata telah tersertifikasi Cleanliness Health Safety Environment Sustainability (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan) dari Kemenparekraf RI. Sementara yang telah menerapkan aplikasi PeduliLindungi sebanyak 691 usaha wisata.

Selain itu, pelaku wisata juga menyelenggarakan paket-paket wisata, berkoordinasi dengan Dishub, BPBD, Polda Jateng, Dinkes, dan Biro Kesehatan. Selain itu, sosialisasi penerapan prokes tetap dijalankan.

Adapun destinasi yang menjadi magnet bagi wisatawan adalah Candi Prambanan di Klaten, Candi Borobudur di Magelang, Makam Sunan Kalijaga di Demak, Pantai Jatimalang di Purworejo, Pantai Marina dan Kota Lama di Semarang.

"Pada tahun 2023 kami menargetkan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 21.445.344 orang. Kami memfokuskan target untuk kunjungan wisnus," paparnya.

Meski demikian, pihaknya nggak lantas meninggalkan promosi destinasi wisata ke pelancong dari mancanegara. Di tahun ini, strategi promosi tetap digencarkan, baik melalui kegiatan, iklan, promosi penjualan melalui media elektronik, travel mart, digital marketing dan media sosial.

"Untuk promosi wisata Jateng, kami menyasar negara-negara di Asia, utamanya Malaysia, Singapura, China, dan India," pungkas Setyo.

Syukurlah dunia pariwisata di Jateng mulai menggeliat setelah dihantam pandemi ya, Millens. Ditambah dengan dihapuskannya PPKM, kita nggak perlu paranoid lagi kalau mau berwisata. (Siti Khatijah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: