BerandaHits
Sabtu, 26 Des 2025 09:01

Wisata Baru Tapi Lama di Ibu Kota; Planetarium Jakarta

Ilustrasi: Planetarium Jakarta. (Netralnews)

Setelah 13 tahun vakum, Planetarium Jakarta akhirnya kembali dibuka tepat pada masa libur Natal dan Tahun Baru. Cocok banget buat yang kangen wisata edukasi yang menarik, Gez.

Inibaru.id - Sedang di Jakarta dan bingung mau ke mana pas libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini? Nggak perlu pusing, ada satu tempat yang sekian lama tutup akhirnya kembali dibuka. Tempat itu adalah Planetarium Jakarta.

Setelah lama hanya jadi kenangan, Planetarium Jakarta akhirnya kembali buka pintu. Lokasinya tetap sama, yaitu di jantung Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. Kabar ini rasanya datang di waktu yang pas, ketika banyak warga Jakarta dan sekitarnya sedang berburu alternatif tempat wisata yang nggak melulu soal mal atau kafe.

Planetarium Jakarta resmi dibuka kembali pada Selasa (23/12/2025) setelah vakum selama kurang lebih 13 tahun. Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Dengan dibukanya kembali planetarium ini, satu lagi ruang edukasi publik di Jakarta akhirnya hidup lagi, dan kali ini dengan wajah yang jauh lebih segar.

"Alhamdulilah, planetarium yang dulu digagas Bang Ali Sadikin bisa dihidupkan kembali," ucap Pramono sebagaimana dinukil dari Detik, Rabu (24/12).

Buat yang tumbuh besar di Jakarta, Planetarium bukan tempat asing. Dulu, kunjungan ke sini sering jadi agenda wajib study tour sekolah. Duduk di bawah kubah besar, lampu dimatikan, lalu langit malam “muncul” lengkap dengan bintang, planet, dan cerita tentang semesta. Sensasi itu sekarang bisa dirasakan lagi, baik oleh generasi lama yang ingin nostalgia maupun generasi baru yang mungkin baru kali pertama mengenalnya.

Selasar di Planetarium Jakarta. (Forevervacation)

Sedikit menengok ke belakang, Planetarium Jakarta punya sejarah yang panjang. Gagasannya sudah ada sejak awal 1960-an, ketika Presiden Soekarno ingin Jakarta punya pusat seni, budaya, dan ilmu pengetahuan kelas dunia.

Pembangunannya dimulai pada 1964 dan akhirnya diresmikan oleh Gubernur Ali Sadikin pada 1968. Pertunjukan bintang perdananya digelar pada 1 Maret 1969, yang kemudian dianggap sebagai hari kelahiran Planetarium Jakarta.

Selama puluhan tahun, planetarium ini jadi salah satu fasilitas astronomi paling modern di Asia Tenggara. Sayangnya, aktivitasnya mulai meredup di awal 2010-an hingga akhirnya lokasi tersebut ditutup total pada 2012. Baru setelah proses revitalisasi panjang, planetarium ini bisa kembali menyapa publik di 2025.

Yang menarik, Planetarium Jakarta sekarang nggak sekadar dibuka ulang, tapi juga diperbarui. Sistem visualisasi astronominya sudah jauh lebih modern dan interaktif. Pertunjukan langit buatan kini terasa lebih imersif, membuat pengunjung seolah benar-benar “berjalan-jalan” di tata surya. Cocok buat anak-anak, remaja, sampai orang dewasa yang ingin belajar sains dengan cara yang santai.

Buat kamu yang masih bingung mau ke mana saat libur Natal dan Tahun Baru, Planetarium Jakarta bisa jadi pilihan yang pas. Lokasinya strategis, isinya edukatif, tapi tetap menyenangkan. Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, menatap semesta dari bawah kubah planetarium bisa jadi cara sederhana untuk rehat sejenak, sekaligus mengingatkan kita bahwa dunia ini jauh lebih luas dari rutinitas sehari-hari.

Apalagi, Pramono memastikan bahwa siswa dari Jakarta maupun luar Jakarta bakal gratis masuk Planetarium Jakarta selama tiga bulan pertama pembukaan kembali. Kesempatan banget kan buat datang ke sana, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: