BerandaHits
Kamis, 31 Jul 2019 16:39

Sampah Lama di TPST Bantargebang Bakal Diubah Jadi Energi Pengganti Batu Bara

TPST Bantargebang, Bekasi. (Kompas/Setyo Adi)

Sampah lama di TPST Bantargebang, Bekasi akan diolah menjadi energi pengganti batubara. Selain untuk mengurangi volume sampah, pengolahan ini juga bertujuan untuk memperpanjang masa pakai TPST Bantargebang.

Inibaru.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng perusahaan semen untuk bekerja sama mengolah sampah-sampah yang telah lama menumpuk di TPST Bantargebang, Bekasi. Sampah tersebut rencananya akan diolah menjadi energi pengganti batu bara.

Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan pengolahan sampah lama tersebut akan dimulai tahun ini.

“Sampah akan mulai diolah tahun ini. Dinas Lingkungan Hidup bersama perusahaan semen saat ini sedang mengobservasi kondisi sampah lama di TPST Bantargebang,” ujar Asep seperti ditulis laman Kompas, Rabu (31/7/2019).

Asep berharap kondisi sampah lama di TPST Bantargebang memenuhi kriteria untuk diolah menjadi energi pengganti batu bara.

“Harapannya sih semoga bisa diterima karena pabrik semen kan selalu butuh batu bara, sedangkan batu bara sumber daya alam yang ada batasnya,” lanjut Asep.

Tindakan pengolahan sampah ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah di TPST Bantargebang. Selain itu juga untuk memperpanjang masa pakai TPST Bantargebang yang diperkirakan nggak bisa menampung sampah pada 2021 jika sampahnya nggak dikurangi.

Asep menambahkan, TPST Bantargebang perlu diperpanjang masa pakainya paling tidak hingga Intermediate Treatment Facility (ITF) di Jakarta selesai dibangun.

“Pihak kami dituntut supaya usia TPST Bantargebang itu bisa diperpanjang bagaimanapun caranya, minimal sampai ITF itu terbentuk.”

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta juga sudah mengimbau warga untuk mengurangi produksi sampah. Hal ini lantaran ITF yang diperkirakan rampung 2022 itu hanya mampu mengolah 2.200 ton sampah per hari sedangkan sampah yang dihasilkan Jakarta mencapai 7.500 ton per harinya.

Wah, bagus nih idenya untuk mengolah sampah lama menjadi energi pengganti batu bara. Meski begitu, sobat Millens juga mesti mulai mengurangi produksi sampah terutama sampah plastik, ya. Ingat, sampah nggak hanya urusan pemerintah tapi kita semua. (IB18/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: