BerandaHits
Kamis, 26 Nov 2025 17:31

TKI Temanggung Hilang 20 Tahun di Malaysia, Gubernur Jateng: Kondisi Bu Seni Aman!

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyataka bahwa TKI yang hilang di Malaysia dalam kondisi sehat dan aman. (Humas Jateng)

Selain mengonfirmasi bahwa TKI Temanggung yang hilang di Malaysia dalam kondisi baik, Gubernur Jateng juga tengah mengupayakan pemulangan Seni. Pemprov juga tengah berkoordinasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Inibaru.id - Seni, pekerja migran asal Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, yang dikabarkan hilang selama 20 tahun di Malaysia akhirnya ditemukan. Merespons kabar ini, Pemprov Jateng segera melakukan kontak dengan Kedubes Indonesia untuk Malaysia.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, komunikasi dilakukan sesegera mungkin untuk mengetahui kondisi kesehatan TKI tersebut sekaligus memastikan perlindungan keamanan bagi yang bersangkutan.

“Saya sudah komunikasi dan koordinasi dengan Dubes. Saya cek, pendampingan hukum sudah diberikan untuk Bu Seni. Sekarang dalam perlindungan Kedutaan,” kata Luthfi pada Selasa (25/11/2025).

Koordinasi tersebut, lanjutnya, juga dilakukan agar keluarga nggak merasa khawatir. Terkait hal ini, pihaknya juga menyebutkan bahwa Pemprov tengah mengupayakan pemulangannya secepat mungkin.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia,” jelas Luthfi.

Dubes Indonesia untuk Malaysia, Indra Hermono mengatakan, saat ini Seni masih dalam pemeriksaan Kepolisian Diraja Malaysia, karena proses hukum penyidikannya masih berlangsung.

“Saya pastikan kondisi Bu Seni sehat dan aman. Namun, proses hukum penyidikan Polisi Malaysia ini harus dilalui, sehingga pihak keluarga dimohon bersabar,” ujar Indra.

Kabar Menggembirakan untuk Keluarga

Kabar terakhir dari Pemprov Jateng terkait kondisi terbaru Seni menjadi kabar menggembirakan bagi pihak keluarga. Riki Alfian, anak dari Seni, menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang segera merespons hasil temuan tersebut untuk memastikan kesehatan dan keamanan sang ibu.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pihak; Pemerintah RI, Kedubes, Pak Gubernur Ahmad Luthfi, dan Pak Bupati Temanggung. Saat ini ibu saya diketahui dalam kondisi selamat, sehat dan aman. Terima kasih juga telah berupaya memulangkan ibu saya,” kata Riki di rumahnya, Selasa (25/11).

Sebagai informasi, Seni diketahui meninggalkan kampung halamannya di Dusun Letih, Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, untuk menjadi TKI di Malaysia pada 2004. Saat itu Riki masih berusia 3,5 tahun.

Setelah enam bulan di Malaysia, komunikasi Seni dengan keluarga terputus. Seni hanya sesekali mengabarkan bahwa dirinya bekerja tapi nggak digaji, bahkan sering mendapatkan penganiayaan dari majikannya.

Hingga akhirnya, sekitar dua pekan lalu kepolisian mengungkap adanya kasus perdagangan orang yang salah satu korbannya adalah Seni.

Terungkapnya kasus ini, disertai dengan respons cepat dari para pemilik kebijakan, tentu saja menjadi kegembiraan tersendiri untuk keluarga korban. Penantian 20 tahun yang nggak sia-sia. Semoga kasusnya segera rampung dan Bu Seni kembali ke kampung halaman dalam kondisi baik! (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: