BerandaHits
Minggu, 18 Nov 2017 23:01

Rina Nose Tidak Murtad dan Bukan Ateis

Aktris kocak Rina Nose belakangan dihujat sebagian masyarakat setelah dirinya menanggalkan hijab yang sempat disandangnya. (Bintang/Nurwahyunan)

Menanggalkan kerudung tanpa mengonfirmasi alasannya, Rina Nose dihujani berbagai tuduhan, termasuk dianggap murtad dan ateis.

Inibaru.id – Presenter, pelawak, dan penyanyi Rina Nose menjadi buah bibir masyarakat Indonesia setelah ia memutuskan menanggalkan kerudung yang sempat dikenakannya. Keputusan kontroversial itu kian menimbulkan tanda tanya setelah Rina enggan mengungkapkan alasan tak lagi berhijab.

Rina memang tak terlihat ingin membicarakan pilihan yang diambilnya tersebut di hadapan khalayak. Ia sempat bungkam. Namun, belakangan ini perempuan kocak tersebut mendadak angkat bicara setelah ada yang menuduhnya murtad dan ateis.

Baca juga:
Wong Berpakaian Seronok kok Dilarang?
Tiang Listrik yang Mendadak Terkenal

Seperti dilansir Liputan6, Sabtu (18/11/2017), isu yang mengatakan Rina berpindah keyakinan memuncak setelah seseorang yang tak dikenal menyatakan secara tersirat bahwa presenter kondang ini telah memeluk agama Katolik.

“Selamat Teteh @rinanose16 nama barunya pakai nama suci Roselina Nurina Permata Putri semoga selalu di jalan Tuhan ya dan belajar ttg Tuhan yg baru #jawabarat #katolik #indonesia #sunda #bandung," tulis orang tersebut di Instagram, yang diunggah ulang oleh satu akun gosip, Jumat (17/11/2017).

Hal ini tampaknya sampai ke Rina Nose. Selang beberapa jam kemudian, Rina Nose memberi klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Dalam keterangan itu, ia menyebut dirinya adalah muslim.

"Banyak orang menganggap atau menyebut saya pindah agama/murtad atau ateis. Dan ‘murtad’ adalah sebutan yang sangat tdk enak didengar, jika anda setuju. Terlebih saya seorang muslim. Jadi bagaimanapun, saya pikir konyol tentang sebutan itu. Mohon maaf," ucapnya.

Rina juga membantah tuduhan dirinya ateis. Ia pun memaparkan pemahaman dirinya tentang kaum ateis, atau orang-orang yang tidak memercayai keberadaan Tuhan.

Baca juga: 
Paksinagaliman “Menangkan” Rita di Kontes Kecantikan Tertua Asia
Ngunduh Mantu, Tujuh Kereta Kencana Plus Kusirnya Diboyong Jokowi ke Medan

“Dan satu lagi utk sebutan ‘atheis’, anda tolong pahami dulu arti dan maksud istilah itu. Atheis itu sebutan bagi yg tdk percaya tuhan. Salah satu anggapan kaum atheis, dunia atau kehidupan ini terjadi secara kebetulan semata tanpa ada peran tuhan/sang pencipta," ungkap Rina.

Ia pun menolak anggapan dirinya ateis dengan menyiratkan kepercayaannya pada keberadaan Tuhan.

"Sedangkan jelas sangat tidak mungkin kesempurnaan ciptaan alam semesta dan kehidupan yg begitu indah dan selaras ini terjadi begitu saja terbentuk sendiri secara kebetulan tanpa ada peran zat yang maha agung, maha sempurna, sang pencipta.. Bukan bermaksud menggurui. Sekali lagi mohon maaf," tandasnya. (OS/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: