BerandaHits
Kamis, 6 Nov 2019 11:59

Sri Mulyani Akan Menginvestigasi Aliran Dana Desa ke ‘Desa Hantu’

Sri Mulyan.i (Uprint.id)

Menkeu Sri Mulyani menyebut pihaknya telah menemukan dana desa yang disalurkan ke desa hantu. Desa-desa ini sebenarnya nggak pernah ada atau nggak memiliki penduduk sama sekali. Kok bisa?

Inibaru.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku menemukan beberapa ‘desa hantu’ yang mendapatkan alokasi dana desa. 'Desa hantu' disematkan kepada desa fiktif nggak berpenduduk. Dia menyebut akan segera melakukan investigasi terkait dengan hal ini.

Wartaekonomi, Selasa (5/11/2019) menulis, Sri Mulyani mendapatkan informasi terkait  ‘desa hantu’ ini dari salah satu pihak di pemerintahan. Dia juga menyebut sudah mengetahui nama-nama desa tersebut.

“Kami mendapatkan beberapa informasi tentang adanya dana transfer APBN ke desa-desa baru yang bahkan nggak ada penduduknya. Tujuannya hanya agar bisa mendapatkan dana desa,” ucapnya saat melakukan rapat dengan Komisi XI DPR-RI pada Senin (4/11).

Hal ini membuat pihaknya akan segera melakukan evaluasi terkait dengan kebijakan dana desa atau transfer ke daerah.

“Transfer dana kan dilakukan setiap tahun. Karena ada kasus ini, kami akan segera melakukan investigasi agar bisa terungkap siapa yang bertanggung jawab,” ucapnya.

Kemenkeu nggak sendirian, Sri menyebut pihaknya akan menggandeng Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan investigasi.

“Nanti akan kami lihat mekanismenya untuk membentuk desa, termasuk soal pengurus desa dan lain-lain,” lanjutnya.

Sebagai informasi, anggaran dana desa yang dialokasikan oleh Kemenkeu mencapai Rp70 triliun di 2019 ini. Sebanyak 74.597 desa mendapatkan dana masing-masing sekitar Rp900 juta untuk melakukan pembangunan atau hal-hal lain yang dibutuhkan masyarakat yang tinggal di desa-desa tersebut.

Dana Desa biasanya dicairkan lewat tiga tahapan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) lewat beberapa tempo. Selanjutnya Sri menyebut akan membuat aturan yang lebih ketat untuk mencairkan dana desa.

Semoga saja kasus ‘desa hantu’ ini bisa segera terungkap, ya Millens! (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: