BerandaHits
Minggu, 4 Jun 2022 07:27

Selangkah Lebih Dekat untuk Wujudkan Kurikulum Cek Fakta di Sekolah

FGD 'Kurikulum Cek Fakta & Literasi Berita di Sekolah' memasuki hari kedua. (AMSI)

Setelah melalui diskusi panjang, seluruh peserta FGD ‘Kurikulum Cek Fakta & Literasi Berita di Sekolah’ sepakat memasukkan Cek Fakta dan Literasi Berita ke dalam kurikulum di sekolah.

Inibaru.id - Diskusi Terfokus (FGD) “Kurikulum Cek Fakta & Literasi Berita di Sekolah” yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) memasuki hari kedua. Digelar di Patra Convention Hotel Semarang pada Jumat (3/6/2022), diskusi yang melibatkan pelaku, pengamat, dan pengambil kebijakan pendidikan di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta itu kian memanas, tapi seru.

Belasan peserta yang selama FGD dibagi menjadi dua kelompok telah menunjukkan semangat mereka sejak pagi. Hal tersebut diamini Dewi Sari yang hari itu bertindak sebagai fasiltator FGD.

“Semua peserta sungguh penuh energi, terus bersemangat hingga acara selesai. Pesertanya juga variatif, mulai dari guru sampai doktor yang sangat paham dunia pendidikan,” ungkapnya seusai acara.

Perempuan yang dikenal sebagai Chief Operating Officer Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia (Mafindo) itu memulai diskusi dengan meminta peserta mendata berbagai informasi keliru atau hoaks yang berkembang di sekolah, lalu mengategorikannya sebagai misinformasi atau disinformasi.

Perlu diketahui, misinformasi adalah informasi salah yang tersebar dan dipercayai kebenarannya. Sementara, disinformasi merupakan informasi tidak benar yang sengaja disebarkan untuk tujuan tertentu.

Berdasarkan temuan tersebut, Dewi pun meminta kedua kubu untuk menguji informasi dengan melakukan adopsi cek fakta dan literasi berita, kemudian mempresentasikannya ke hadapan seluruh peserta diskusi.

“Setelah dipresentasikan, peserta diberi waktu 20 menit untuk memetakan permasalahan ini serta membuat analisis SWOT. Mereka juga kami minta untuk memetakan langkah-langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya, kemudian diakhiri dengan membuat simpulan,” tandas perempuan berjilbab ini.

Peluang Masuk Kurikulum

Para peserta FGD 'Kurikulum Cek Fakta & Literasi Berita di Sekolah'. (AMSI)

Seusai makan siang, Rini Yustiningsih yang juga merupakan fasilitator FGD memaparkan hasil rumusan kedua kelompok. Pemimpin Redaksi Solopos itu mengatakan, seluruh peserta sepakat merekomendasikan Cek Fakta dan Literasi Informasi (sebelumnya Literasi Berita) untuk diberikan di sekolah.

“Cek Fakta dan Literasi Informasi wajib diberikan kepada semua siswa dari seluruh jenjang pendidikan serta menjadi kurikulum,” serunya.

Rini menambahkan, untuk memasukkannya ke dalam kurikulum, beberapa hal juga sudah dipetakan para peserta. Langkah pertama adalah melakukan riset masalah dengan membuat pemetaan kesesuaian kurikulum Cek Fakta dan Literasi Informasi dengan melibatkan siswa, guru, dan stakeholders pendidikan.

“Selanjutnya, melakukan sosialisasi kepada stakeholders pendidikan. Kemudian, membuat FGD yang melibatkan berbagai pihak, termasuk anak-anak,” paparnya.

Setelah FGD dilakukan, Rini melanjutkan, langkah berikutnya adalah analisis kesesuaian kurikulum, kemudian menyusun perangkat kurikulum, bahan ajar, dan modul. Selanjutnya adalah kajian bedah modul, diikuti validasi dan uji pelatihan pada guru.

“Terakhir, validasi dan uji publik. Kurikulum ini juga berpeluang menjadi perda (peraturan daerah), baik level kabupaten/ kota aatau provinsi,” tutupnya. (IB04/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: