BerandaHits
Selasa, 4 Mar 2019 13:00

Rotasi Jabatan Zaman Anies Baswedan Dinilai Paling Buruk

Anies Baswedan. (Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan rotasi jabatan terhadap 1.125 eselon. Sayangnya, keputusannya ini mendapat kritikan karena dinilai nggak jelas. Berikut beritanya.

Inibaru.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan rotasi jabatan terhadap 1.125 eselon di lingkungan Pemprov DKI pada Senin (25/2/2019). Namun, menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta William Yani, perombakan di era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah yang paling buruk. Sebab, pemilihan 1.125 aparatur sipil negara (SN) yang baru dilantik dinilai nggak jelas.

William mengaku dirinya banyak mendapat aduan dari sejumlah ASN sejak rotasi jabatan Senin lalu. Mereka mengadu diturunkan jabatannya.

"Soalnya ada yang mengadu mereka (yang diturunkan) kinerja baik, tapi malah jadi turun ke sekretaris kelurahan," ungkapnya seperti ditulis Medcom.id, Sabtu (2/3).

Politikus dari PDIP ini juga mempertanyakan alasan Anies merotasi sejumlah ASN. Misalnya kriteria pemilihan apa yang digunakan dan adakah kompetensi dari rotasi itu. William pun meminta Anies untuk membuka hasil penilaian rotasi. Tujuannya supaya ASN tahu kinerjanya sehingga ada kejelasan mengapa mereka diturunkan atau dinaikan jabatannya.

"Dibuka hasil penilaian, kenapa orang naik dan turun dan bagaimana cara memilih orang itu. Kalau kemarin itu namanya tertutup, rotasi suka-suka pimpinan," pungkas William.

Sebelumnya, Anies telah merotasi 1.125 pejabat di lingkungan Pemprov DKI di halaman Balaikota, Jakarta Pusat. Jumlah tersebut terdiri dari 15 pimpinan tinggi pratama atau eselon II, 274 administrator atau eselon III, dan 836 pengawas atau eselon IV.

Anies menyebut bahwa rotasi ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran. Dia berharap dengan adanya rotasi ini, para pejabat dapat lebih mengembangkan potensi diri. Kalau menurutmu gimana, Millens? (IB07/E05)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: