BerandaHits
Minggu, 5 Apr 2025 15:06

Rentan Tertular Penyakit, Waspadai Bahaya Mengajak Bayi Bersilaturahmi

Ilustrasi: Ada aturan yang harus diperhatikan jika pengin mengajak bayi bertemu keluarga besar atau tamu. (Thinkstock)

Bisa jadi Lebaran kali ini anggota keluargamu bertambah dan kamu pengin mengajaknya eksis di depan keluarga dan tamu. Tapi, kamu perlu mewaspadai mengajak bayi bersilaturahmi karena si kecil rentan tertular penyakit.

Inibaru.id - Lebaran adalah momen istimewa untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Namun, bagi yang memiliki bayi atau anak kecil, penting untuk mewaspadai bahaya mengajak bayi bersilaturahmi yang memungkinkannya berinteraksi dengan tamu dan kerabat.

Sedikit informasi, sudah banyak kasus bayi yang tertular penyakit dari kerabat yang menciumnya. Hal ini mungkin terjadi karena si kecil rentan tertular penyakit; termasuk pneumonia.

Cara Melindungi Anak saat Bersilaturahmi

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk melindungi kesehatan anak selama bersilaturahmi untuk merayakan Idulfitri:

1. Batasi kontak fisik langsung

Sistem kekebalan tubuh bayi belum sepenuhnya berkembang, sehingga mereka lebih rentan terhadap infeksi virus dan bakteri. Kontak fisik langsung, seperti mencium atau memeluk, dapat menjadi media penularan penyakit.

Mengutip Antara (20/11/2020), dokter spesialis anak Prof Dr dr Soedjatmiko SpA (K) mengingatkan para orang tua agar menghindarkan bayi dari keluarga yang mengalami batuk atau pilek. Hindari sentuhan fisik seperti mencium. Jika nggak diindahkan, bisa jadi bayi akan mengidap pneumonia.

Eits, jangan sekalipun remehkan pneumonia pada bayi dan balita karena sangat berbahaya. Jika nggak segera ditangani, situasi ini dapat berujung pada kondisi yang lebih serius.

2. Minta tamu mencuci tangan sebelum menyentuh bayi

Jangan ragu untuk menawarkan tamu mencuci tangan terlebih dulu jika pengin menyentuh atau menggendong si Kecil. (Alodokter)

Penularan penyakit dapat terjadi melalui sentuhan tangan yang terkontaminasi kuman. Meminta tamu mencuci tangan sebelum menyentuh atau menggendong bayi adalah langkah pencegahan yang efektif.

3. Hindari keramaian dan pertemuan besar

Membawa bayi ke tempat keramaian atau pertemuan besar meningkatkan risiko terpapar berbagai penyakit. Usahakan untuk mengatur kunjungan dalam kelompok kecil dan di lingkungan yang terkontrol untuk meminimalisasi risiko infeksi.

4. Pastikan vaksinasi anak tepat waktu

Vaksinasi sesuai jadwal membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak terhadap berbagai penyakit. Pastikan si kecil mendapatkan imunisasi yang diperlukan sebelum menghadiri acara kumpul keluarga.

5. Tetap memberikan ASI

ASI mengandung antibodi yang dapat membantu melindungi bayi dari berbagai infeksi. Terus memberikan ASI selama periode lebaran dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

6. Perhatikan kebersihan lingkungan

Pastikan lingkungan tempat berkumpul bersih dan memiliki ventilasi yang baik. Hindari paparan asap rokok dan pastikan area tersebut bebas dari sumber infeksi potensial.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kamu dapat membantu melindungi si kecil dari risiko tertular penyakit selama perayaan lebaran, sehingga momen kebersamaan dapat dinikmati dengan aman dan nyaman.

Gimana, kamu sudah siap berlebaran bersama si Kecil dengan aman, Millens? (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: