BerandaHits
Jumat, 3 Sep 2020 15:48

Reaktivasi KA Purwokerto-Wonosobo, Menhub Pertimbangkan Kemiringan Medan dan Ketersediaan Lahan

Ilustrasi: Jalur kereta api untuk rute Purwokerto-Wonosobo tengah dikaji Kementerian Perhubungan.(Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Menteri perhubungan Budi Karya Sumardi mengatakan akan mempertimbangkan proyek pembanguan rute Purwokerto-Wonosobo, Jawa Tengah. Ketersediaan lahan dan dan tingkat penguasaan masyarakat akan menjadi pertimbangan oleh pihak kementeriannya. <br>

Inibaru.id - Stasiun Wonosobo menjadi pemberhentian terakhir kereta api Purwokerto-Wonosobo sejak 1917. Namun, jalur ini berhenti beroperasi pada 1978. Kini, PT KAI mencoba mengaktifkan lagi rute yang masuk Daop V Purwokerto tersebut, berdasarkan Lampiran Perpres No 79 tahun 2019.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi mengaku akan mempertimbangkan pembangunan jalur kerta api rute Purwokerto-Wonosobo. Ini disampaikan Menhub dalam rapat bersama Komisi V DPR, Rabu (2/9/2020)

Dia mengatakan bahwa rencana pengaktifan kembali (reaktivasi) memang sudah diusulkan, tapi dari pihak kementerian belum sempat melakukan kajian berdasarkan proposal yang masuk.

"Untuk Jogja-Borobudur sudah kami pelajari dan sudah diokupasi orang semua (lahannya). Namun. untuk rute Purwokerto-Wonosobo memang belum kami studi,” ujarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi. (Lokadata/Antara/Muhammad Iqbal)

Budi mengaku belajar dari pengalaman sebelumnya, yakni saat melakukan reaktivasi KA Garut-Cibatu, yang mendapat penolakan warga. Menurutnya, ketersediaan lahan menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan sebelum memulai proyek.

“Penguasaan masyarakat cukup tinggi. Jadi, mungkin kami harus memindahkannya ke tempat lain,” ucapnya.

Selain mempertimbangkan ketersediaan lahan, hal lain yang juga menjadi pertimbangan adalah medan yang akan ditempuh. Menurutnya, semakin berat medan yang ditempuh, semakin mahal biaya yang akan dikeluarkan.

“Di Wonosobo, permasalahnnya adalah jalan yang menanjak. Kami bisa tinjau kembali bila itu relatif datar, dan penguasaan masyarakat relatif sedikit. Kami akan lakukan (pembangunan),” tandas Budi.

Pembangunan jalur kereta memang nggak bisa cuma mempertimbangkan keuntungan bisnis ya, Millens. Dampak ekonomi dan sosial terhadap masyarakat juga harus menjadi pertimbangan. (Cnn/MG32/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: