BerandaHits
Jumat, 29 Mar 2018 20:21

Puluhan Eks Karyawan Sri Ratu Tuntut Pesangon

Eks karyawan Sri Ratu menuntut pesangon tanpa diangsur. (Inibaru.id/Artika Sari)

Pasaraya Sri Ratu Semarang tutup, akibatnya sejumlah karyawan dirumahkan. Lantaran nggak diberi pesangon, mereka lantas melakukan demo di depan mal Pasaraya Sri Ratu.

Inibaru.id - Sebanyak 76 eks karyawan Pasaraya Sri Ratu Semarang berdemo di depan gedung mal bercat merah itu pada Kamis, (29/3/2018). Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Semarang juga terlihat dalam demo tersebut. Tuntutan yang diajukan dalam demo itu yakni pelunasan pesangon bagi eks karyawan Sri Ratu yang dirumahkan secara sepihak.

Keputusan Manajemen Sri Ratu untuk memutus hubungan kerja para karyawannya berbuntut panjang. Ini lantaran pesangon para eks karyawannya itu nggak kunjung diberikan. Heru Budi Utoyo, salah seorang anggota KSPN mengungkapkan, sejak melakukan PHK, pihak Manajemen Sri Ratu hanya menjanjikan pesangon tanpa memberikan kepastian tanggal pemberian kepada para karyawannya.

“Mereka (Manajemen Sri Ratu) berjanji bakal bayar tapi ternyata pembayarannya dengan cara diangsur. Kami nggak setuju makanya kami mengajukan tuntutan," kata lelaki berusia 44 tahun tersebut.

Mereka mengajukan tiga tuntutan pada demo tersebut. Ketiga tuntutan itu di antaranya meminta Sri Ratu melunasi pesangon 75 karyawan; melunasi pesangon untuk Anita, eks karyawan yang sudah di-PHK selama satu tahun; dan tetap memberikan upah pada karyawan selama proses pengadilan.

Sebelum ini, Manajemen Sri Ratu dan karyawan telah melakukan mediasi terkait pesangon bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang. Dalam mediasi tersebut, Disnaker meminta pihak Manajemen Sri Ratu segera melunasi pesangon eks karyawan itu. Namun, mediasi itu gagal karena pihak manajemen menolak.

Merasa nggak puas, para eks karyawan membawa perkara ini ke Mahkamah Agung. Hasilnya sama, pihak manajemen diminta untuk memenuhi hak mereka.

“Jika mengikuti keputusan MA, seharusnya pesangon sudah keluar bulan Maret ini, tapi pihak manajemen tetap nggak mau melunasi pesangon kami dalam satu kali pembayaran.” tambah Heru.

Berawal dari situlah para eks karyawan berinisiatif untuk melakukan demo. Mereka mulai melakukan aksi ini pada Senin (26/3) dan rencananya bakal berlangsung hingga Senin (9/4) mendatang.

Semoga masalah ini cepat selesai ya, Millens. (AS/IF)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: