BerandaHits
Rabu, 19 Nov 2019 12:10

Polisi Kepri Bebaskan Tujuh Korban Calon TKI Ilegal Tujuan ke Malaysia

Perempuan calon TKI ilegal saat diselamatkan oleh Polisi. (Lensa Batampos)

Selain membebaskan tujuh korban calon TKI ilegal yang sudah disekap selama satu minggu di Batam, aparat kepolisian juga menangkap pelaku yang sudah dua kali dipenjara karena kasus yang sama.

Inibaru – Polda Kepulauan Riau (Kepri) membebaskan tujuh perempuan yang akan dikirim ke Malaysia sebagai Pekerja Kerja Indonesia (TKI) ilegal pada Sabtu (16/11/2019).

Kompas, Selasa (19/11/2019) menulis, para perempuan ini dikurung selama sepekan di Perumahan Bambu Kuning Blok B27 No.21, Sagulung, Kota Batam.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Sapto Erlangga menyebut kasus ini terungkap setelah ada warga yang melaporkan kerabatnya yang akan dikirim ke Malaysia. Pelapor memberitahukan lokasi penyekapan para perempuan yang akan dijadikan TKI ilegal ini di Batam. Subdit III dan Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri langsung melakukan pengembangan dan memeriksa rumah tersebut.

“Saat ditemukan ketujuhnya dalam kondisi trauma, karena hampir seminggu dikurung dalam perumahan itu” ungkap Erlangga.

Seluruh perempuan yang akan dikirim menjadi TKI ilegal ini berasal dari luar wilayah Kepulauan Riau. Korban ID (18) asal dari Ngawi, Jawa Timur, IL (18) asal dari Manado, Sulawesi utara, JH (25), KM (22) dari Sumba, Nusa Tenggara Timur, dan RB (18), RU (20), serta AL (39) dari Kupang.

Nggak hanya menyelamatkan korban, aparat juga membekuk satu tersangka bernama Purwanto alias Jimmy. Tiga orang lain yang masuk dalam komplotan ini, J, Y, dan K, sedang dalam pengejaran dan diketahui berada di luar Batam.

Modus yang dilakukan para pelaku kepada para korban adalah iming-iming gaji besar di sebuah perusahaan di Malaysia. Mereka juga menjamin semua ongkos perjalanan ke Malaysia akan ditanggung oleh perusahaan. Biaya ini akan diganti setelah mereka sampai di Malaysia.

Jimmy menyebut keuntungan dari bisnis pengiriman TKI ilegal ini mencapai Rp500.000 untuk setiap orang. Dia mengaku sudah beberapa kali melakukan hal ini. Bahkan, Jimmy sudah dipenjara dua kali akibat kasus yang sama.

Lelaki yang merupakan residivis ini mengaku melakukan pengiriman sesuai pesanan dari Malaysia. Meski sudah beberapa kali ditangkap, Jimmy mengaku nggak kapok.

Duh, semoga hukuman kali ini berhasil buat pelaku kapok ya, Millens! (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: