BerandaHits
Kamis, 5 Sep 2018 18:35

Permudah Pelanggan, PLN Jateng-DIY Terapkan Layanan Satu Pintu

Memperbaiki jaringan listrik. (Infomigas.org)

Mulai 4 September 2018, PLN Distribusi Jateng-DIY menerapkan layanan satu pintu untuk pelanggan tegangan rendah. Sistem ini diharapkan lebih memudahkan pelanggan.

Inibaru.id – PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY resmi menerapkan sistem Layanan Satu Pintu (LSP) untuk semua pelanggan tegangan rendah sejak Selasa (4/9/2018). Sistem ini berlaku pada layanan permohonan penyambung baru atau tambah daya serta layanan permohonan sertifikat laik operasi (SLO). jateng.antaranews.com pada Rabu, (5/9/2018).

Deputi Manajer Komunikasi Bina Lingkungan PLN Jateng & DIY Hardian Sakti Laksana menjelaskan sistem LSP yang disediakan PLN merupakan kerja sama antara pemerintah dan Lembaga Inspeksi Teknik-Tegangan Rendah (LIT-TR).

Sistem diharapkan lebih memudahkan pelanggan dari segi prosedur, jaminan waktu pelayanan, dan keringanan biaya melalui sarana cicilan biaya penyambungan sampai 24 kali. Untuk saat ini, sistem tersebut baru diberlakukan di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.

"LSP sudah diimplementasikan pada konsumen bisnis dan industri daya 100-200 kVA (kilo volt ampere) tahun 2016 untuk layanan pasang baru dan tambah daya. Sementara untuk konsumen tegangan rendah mulai 450 VA sampai dengan 197 kVA (di luar tarif bisnis dan industri daya 100-200 kVA) mulai dari 4 September 2018," ungkap Hardian seperti ditulis Antaranews.com, Rabu (5/9).

Hardian menambahkan sistem layanan satu pintu ini membawa rapor Getting Electricity (GE) Indonesia naik ke peringkat 38 dari yang sebelumnya 49. Sebagai informasi, Getting Electricity (GE) adalah 1 dari 10 indikator yang menjadi penilaian dalam EoDB (Ease of Doing Business) yang dicanangkan World Bank. Indikator ini ditujukan untuk mengukur tingkat kemudahan berbinis dari 190 negara di dunia. Empat kriteria Penilaian GE adalah prosedur, waktu, biaya, dan keandalan pasokan serta transparansi tarif.

Semoga kebijakan ini membawa dampak baik bagi masyarakat Jawa Tengah dan DI Yogyakarta ya, Millens. (MG12/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: