BerandaHits
Selasa, 19 Jun 2023 15:30

Perbaikan Praktik Agrikultur Bisa Wujudkan Swasembada Gula Nasional

Indonesia berencana mewujudkan percepatan swasembada gula nasional pada 2028. (Pixabay)

Presiden Joko Widodo berencana mewujudkan swasembada gula nasional paling lambat pada 2028 nanti. Untuk itu, menurutnya, perbaikan praktik agrikultur diperlukan.

Inibaru.id – Dalam rangka mewujudkan percepatan swasembada gula nasional, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan peta jalan. Bukan cuma untuk swasembada gula nasional tapi juga penyiapan bioetanol sebagai bahan bakar nabati.

Hal itu dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel).

Indonesia akan menambah area lahan baru perkebunan tebu seluas 700 ribu hektare. (Antara)

Nah untuk itu, Presiden Jokowi membeberkan beberapa upaya dalam peta jalan itu. Salah satunya dengan meningkatkan produktivitas tebu sebesar 93 ton per hektare.

"Melalui perbaikan praktik agrikultur berupa pembibitan, penanaman, pemeliharaan tanaman, dan tebang muat angkut," tulis Presiden Jokowi dalam Perpres Nomor 40 Tahun 2023, Minggu (18/6).

Rencananya, Presiden Jokowi akan menambah area lahan baru perkebunan tebu seluas 700 ribu hektare. Sebagai informasi, lahan ini bersumber dari perkebunan, lahan tebu ralgrat, dan lahan kawasan hutan.

Berikutnya, bakal meningkatkan efisiensi, utilisasi, dan kapasitas pabrik gula untuk mencapai rendemen sebesar 11,2 persen. Yang terakhir, pemerintah bakal meningkatkan produksi bioetanol yang berasal dari tanaman tebu paling sedikit sebesar 1,2 juta kilo liter.

Asal kamu tahu, Presiden menargetkan pencapaian swasembada gula untuk kebutuhan konsumsi diwujudkan paling lambat pada 2028. Sedangkan pencapaian swasembada gula untuk kebutuhan industri bisa diwujudkan paling lambat pada 2030.

Hm, kamu optimistis nggak nih kalau Indonesia bisa mewujudkan swasembada gula 5 tahun yang akan datang, Millens? (Siti Zumrokhatun/E10)

Artikel ini telah terbit di Medcom dengan judul Strategi Presiden Jokowi Percepat Swasembada Gula Nasional.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: