BerandaHits
Minggu, 12 Sep 2020 09:55

Penelitian: Banyak Pasien Covid-19 Makan di Restoran Sebelum Tertular

Ilustrasi: Makan di restoran ternyata membuat peluang tertular Covid-19 meningkat. (Pixabay/Free-photo)

Penelitian yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengungkap banyak pasien positif Covid-19 yang sebelumnya datang ke restoran, bar, atau kedai kopi.<br>

Inibaru.id - Pandemi Covid-19 mampu mengubah tatanan hidup manusia. Masalahnya, kita nggak bisa selalu terus-terusan di rumah demi menghindarinya. Ada saatnya kita harus pergi untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Hanya, kalau soal makan di luar, sebaiknya nggak dulu dilakukan, deh Millens. Soalnya, penelitian membuktikan bahwa makan di luar bisa meningkatkan risiko terkena Covid-19 dengan signifikan.

Penelitian terbaru yang diungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat membuktikan bahwa makan di restoran membuat seseorang memiliki risiko tertular Covid-19 lebih tinggi dibandingkan dengan naik transportasi umum atau memotong rambut di salon.

"Selain makan di restoran, banyak pasien Covid-19 yang sebelumnya datang ke bar atau kedai kopi," ungkap penelitian tersebut.

Menurut para peneliti, hal ini disebabkan oleh masker yang harus dibuka saat makan atau minum di restoran. Apalagi jika di dalam restoran ada banyak orang dan sirkulasi udaranya cenderung buruk. Virus pun bisa dengan leluasa masuk ke saluran pernapasan seseorang.

Disarankan bawa alat makan sendiri. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>

Fakta ini terungkap setelah para peneliti mengecek 314 orang dewasa yang dites Covid-19 di 11 fasilitas kesehatan di Amerika Serikat. Para partisipan ini mengalami gejala kesehatan yang membuat mereka harus dites. Hasilnya, 154 orang dinyatakan positif dan 160 lainnya negatif Covid-19.

Para partisipan ini kemudian ditanya tentang aktivitas yang mereka lakukan dalam 14 hari terakhir. Jawabannya pun cukup beragam. Ada yang pergi ke toko, pusat kebugaran, tetap bekerja di kantor, datang ke restoran, bar, atau kedai kopi, hingga ke tempat ibadah.

Satu hal yang pasti, 71 persen dari partisipan yang positif Covid-19 dan 74 persen yang negatif Corona mengaku selalu memakai masker. Hanya, penelitian lebih lanjut membuktikan bahwa sebagian besar partisipan yang positif Covid-19 memiliki satu kesamaan; makan di restoran dalam jangka waktu 14 hari sebelum mengalami gejala kesehatan.

Sebagian besar partisipan yang diteliti positif covid-19 karena habis ke restoran. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>

Nggak hanya makan di restoran, mereka yang melakukan kontak erat dengan orang yang positif Covid-19 namun sebelumnya pernah makan di restoran juga memiliki risiko besar tertular. Hal ini semakin meyakinkan para peneliti jika tempat makan baik itu restoran, bar, dan kedai kopi memang bisa menjadi tempat penularan virus ini.

Memang, telah banyak restoran yang mengurangi kapasitas tempat duduk dan memberikan jarak antarpelanggan. Hanya, jika sirkulasi udara di dalam ruangan buruk, tetap saja risiko penularan virus tinggi mengingat saat makan dan minum, pelanggan harus membuka masker.

Melihat fakta ini, sepertinya kita harus menahan diri dulu untuk nggak makan atau nongkrong di luar, ya Millens. Nggak hanya demi mencegah penularan virus, kita pun bisa membantu tenaga kesehatan agar nggak kewalahan karena harus merawat terlalu banyak pasien. Kalau mau makan enak, sebaiknya pesan saja dan makan di rumah, deh. (Cnn/IB29/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Setop Buang Air Mendidih ke Wastafel!

9 Mar 2026

Dari Bazar hingga Iktikaf; Ramadan 24 Jam di Masjid Al-Muhajirin Palebon

9 Mar 2026

Jateng Bakal Diserbu 17 Juta Pemudik, Siapkan Ini biar Kamu Nyaman di Jalan!

9 Mar 2026

Alasan Mengapa Mudik Lebaran dengan Sepeda Motor Nggak Dianjurkan Banyak Pihak

10 Mar 2026

Menikmati Kesejukan Air Terjun Sewawar Sedinding di Karanganyar

10 Mar 2026

Ramadan dalam Kepedulian, Ibu Profesional Semarang Gelar Program 'Berbagi Tanpa Sekat'

10 Mar 2026

Jangan Dimakan! Ikan Kakatua Itu 'Pabrik' Pasir Putih dan Penjaga Karang Karimunjawa

10 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: