BerandaPasar Kreatif
Selasa, 9 Mar 2026 17:49

Dari Bazar hingga Iktikaf; Ramadan 24 Jam di Masjid Al-Muhajirin Palebon

Suasana bazar UMKM di halaman Masjid Al-Muhajirin Palebon. (Inibaru.id/ Sundara)

Terbuka untuk jemaah 24 jam sehari, selama Ramadan, Masjid Al-Muhajirin Palebon Semarang menggelar bazar UMKM, program ibadah, hingga fasilitas iktikaf pada 10 hari terakhir sebelum lebaran.

Inibaru.id - Halaman Masjid Al-Muhajirin Palebon, Kota Semarang, berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi setiap sore selama Ramadan. Selepas salat Asar, area masjid dipenuhi pedagang UMKM yang menjajakan beragam takjil untuk berbuka puasa.

Ketua Takmir Masjid Al-Muhajirin, Susilo menyebut, ada sekitar 74 pedagang UMKM yang memadati halaman masjid saban hari. Mereka menjual aneka minuman segar, kolak, gorengan, hingga berbagai makanan khas berbuka puasa.

"Bazar UMKM ini sudah beberapa tahun, jadi bukan yang pertama. Setiap Ramadan itu bahasa kami 'lapak ngabuburit'. Peminatnya cukup banyak," ujar Susilo saat ditemui Inibaru.id, Minggu (8/3/2026) sore.

Menurut Susilo, kemakmuran masjid nggak hanya diukur dari banyaknya jemaah yang rutin menunaikan salat bersama. Berkaca pada masa Rasulullah, masjid juga menjadi pusat kegiatan umat, termasuk aktivitas ekonomi.

"Setelah orang-orang salat berjemaah di masjid, ekonomi mereka juga harus kami tingkatkan agar jemaah merasa nyaman. Saya ingin apa pun masalahnya, masjid bisa menjadi solusi," paparnya.

Takjil Gratis dan Buka 24 Jam

Setiap hari, Masjid Al-Muhajirin Palebon buka 24 jam. (Inibaru.id/ Sundara)

Selain bazar UMKM, pengurus masjid juga menyiapkan 150 porsi menu berbuka puasa setiap hari bagi masyarakat. Nggak hanya untuk pengunjung masjid, sebagian menu iftar juga dibagikan kepada para pedagang yang berjualan di halaman masjid.

"Khusus hari Minggu, kami menyiapkan porsi lebih banyak, sekitar 300 porsi," jelasnya sembari menunjuk deretan takjil yang dimaksud. "Untuk kegiatan lain selama Ramadan, ada tarawih berjemaah, ngaji bareng sehabis Subuh, dan berbagai kajian."

Dia menambahkan, masjid yang berlokasi di Jalan Kauman Raya Nomor 10, Kelurahan Palebon, Kecamatan Pedurungan ini juga dibuka selama 24 jam. Bagi musafir yang perlu beristirahat, pihak masjid menyediakan ruang menginap lengkap dengan bantal kasur.

Nggak hanya saat Ramadan, Susilo mengungkapkan, hari-hari biasa juga begitu. Namun, karena lantai dua dialihkan sebagai ruang salat tambahan selama Ramadan, ruang menginap untuk jemaah putra dipindahkan ke bagian belakang, sementara jemaah putri dapat menempati ruang Unit Kesehatan Masjid.

"Banyak musafir yang datang dari jauh, lalu menginap di sini. Mudah-mudahan membawa maslahat dan manfaat bagi umat melalui masjid ini," ucapnya.

Iktikaf dan Sahur Bersama

Jemaah laki-laki sedang salat sunah di ruang utama Masjid Al-Muhajirin Palebon. (Inibaru.id/ Sundara)

Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, pengurus Masjid Muhajirin juga mengadakan program salat malam untuk memaksimalkan ibadah jemaah, khususnya pada malam-malam ganjil untuk menyambut Lailatul Qadar. Susilo mengungkapkan, jemaah yang datang dipersilakan menginap di area yang sudah disediakan.

"Setiap malam ganjil kami juga menyediakan sahur untuk jemaah. Setelah iktikaf, mereka bisa ikut sahur bersama. Tapi, untuk sahur kami membuka pendaftaran, supaya konsumsi yang disiapkan sesuai jumlah peserta," ujar Susilo.

Selain kegiatan ibadah, dia menambahkan, pengurus masjid juga rutin menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar, khususnya untuk keluarga yang membutuhkan. Bantuan rutin yang nggak hanya dilakukan selama Ramadan ini disesuaikan dengan kebutuhan penerima.

"Misal, yatim piatu yang masih bersekolah dibayari SPP dan diberi uang saku, duafa mendapatkan bantuan sembako, sementara marbot memperoleh uang bulanan dan paket sembako. Kami salurkan setiap bulan. Total ada 43 penerima manfaat, mulai dari yatim piatu, duafa, hingga marbot," tutupnya.

Masjid Al-Muhajirin Semarang ini menunjukkan bahwa masjid nggak hanya menjadi tempat menunaikan ibadah, tetapi juga ruang yang menghidupkan kebersamaan, kepedulian, dan aktivitas ekonomi umat. Di sekitar tempat tinggalmu, adakah tempat ibadah yang punya program serupa? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 Juta, Jemaah Menanggung Sekitar Rp54,6 Juta

8 Okt 2026

Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM untuk MotoGP 2026

9 Okt 2026

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal hingga 2028

21 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: