BerandaHits
Rabu, 10 Mar 2026 17:01

Jangan Dimakan! Ikan Kakatua Itu 'Pabrik' Pasir Putih dan Penjaga Karang Karimunjawa

Ikan kakatua. (Pngtree)

Ikan Kakatua punya warna yang estetik dan bentuk gigi unik mirip paruh burung. Sayangnya, banyak wisatawan di Karimunjawa yang nekat menyantap ikan ini cuma karena penasaran sama rasanya. Padahal, tanpa ikan ini, pasir putih pantai impianmu bisa hilang dan terumbu karang bakal mati perlahan. Masih tega mau pesan?


Inibaru.id – Kepulauan Karimunjawa memang masih jadi hidden paradise di Jawa Tengah. Sepanjang 2024 saja, hampir 100 ribu pelancong datang buat snorkeling. Tapi ada tren miris nih, Gez: siangnya ikan kakatua dipuji-puji karena cantik saat dilihat di bawah air, eh malamnya malah dicari buat dibakar.

“Siang snorkeling lihat ikan itu cantik. Terus malam dimakan karena penasaran rasanya,” curhat Silvi, salah satu wisatawan asal Bandung. Parahnya lagi, beberapa pemandu lokal malah membolehkan tanpa memberi edukasi soal fungsi penting ikan ini.

Ni Kadek Dita Cahyani, peneliti dari Universitas Diponegoro (Undip), menjelaskan kalau ikan kakatua adalah komponen vital. Sebagai ikan herbivora, tugas utama mereka adalah memakan alga yang menempel di karang.

Kalau alga ini nggak dimakan si kakatua, mereka bakal menutupi karang dan bikin karang mati karena nggak bisa "napas". Padahal, karang itu rumah buat banyak ikan lain dan penyedia oksigen bawah laut. Jadi, kalau kakatua habis, karang pun wasalam!

Ekskresi yang Jadi Pasir Putih

Sayangnya, banyak orang yang menangkap ikan ini dan memakannya. (Berifa Satu)

Ini fakta yang paling pecah: tahu nggak kalau pasir putih di pantai itu sebagian besar berasal dari kotoran ikan kakatua?

Karena giginya kuat, saat makan alga, mereka juga ikut mengunyah kalsium karbonat dari karang. Nah, hasil pencernaannya itulah yang dikeluarkan menjadi pasir putih yang lembut. Tanpa mereka, pembentukan pasir putih cuma bergantung pada kikisan ombak yang prosesnya lama banget.

Belum Dilindungi, tapi Wajib Dijaga

Di negara lain seperti Meksiko dan Bermuda, menangkap ikan kakatua bisa bikin kamu didenda ratusan juta atau masuk penjara. Di Indonesia sendiri, ikan ini memang belum masuk daftar spesies yang dilindungi secara hukum.

Tapi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi, menegaskan kalau edukasi harus terus jalan. Pihaknya bakal menggandeng NGO dan pelaku wisata buat stop promosi makan ikan kakatua.

“Walaupun belum dimasukkan sebagai spesies yang dilindungi, kami mengimbau agar keberadaan ikan ini wajib dijaga dari penangkapan yang berlebihan,” ujar Endi.

So, kalau kamu sayang sama keindahan Karimunjawa, yuk jadi wisatawan cerdas. Pilihlah ikan konsumsi lain yang memang populasinya banyak dan bukan penjaga ekosistem inti. Biarkan si kakatua tetap berenang bebas bikin pasir putih buat liburanmu tahun depan ya, Gez! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Menguak Asal Istilah 'Udan Kethek', Fenomena Hujan Turun saat Cuaca Sedang Panas

28 Feb 2026

Benarkah Tidur Setelah Sahur Selalu Bikin Mimpi Buruk?

28 Feb 2026

Jadi Tujuan Utama Mudik 2026, Jateng Siapkan Layanan dan Pengawasan Ketat

28 Feb 2026

Pameran Tatah 2026, Etalase Karya Ukir Jepara di Museum Nasional

28 Feb 2026

Bukan Lemah, Ini Alasan Kenapa Air Matamu Gampang Banget Menetes

28 Feb 2026

Sambut Pemudik, Kemantapan Jalan Nasional di Jateng Tembus 93,47 Persen

28 Feb 2026

Mencicipi Lezatnya Rasa Serabi Ndeso di Grobogan

1 Mar 2026

Sering Ikut Tren Bikin Karikatur dengan AI Memakai Foto Diri, Berbahaya nggak Sih?

1 Mar 2026

Dampak Eskalasi Konflik di Timur Tengah terhadap Perjalanan Umrah Indonesia

1 Mar 2026

Feminization of Poverty dan Kemiskinan yang Berparas Perempuan

1 Mar 2026

Biar Nggak Gagap Bencana, Kemendikdasmen Rilis Panduan Pendidikan Kebencanaan Terbaru!

1 Mar 2026

Nestapa Padang Rumput, Hilang Senyap di Balik Bayang Hutan

1 Mar 2026

Jelang Musim Semi, Cek Jadwal Mekarnya Sakura di Korea Berikut

2 Mar 2026

Cerita Perantau yang Mengaku Nggak Harus Melakukan Mudik Lebaran Tahun Ini

2 Mar 2026

Selain Menghafal Qur'an, Santri Ponpes di Kauman Semarang Juga Belajar Jualan di Tiktok

2 Mar 2026

Diskon Tarif Tol 30 Persen dan 6 Ruas Fungsional Gratis pada Mudik Lebaran 2026

2 Mar 2026

Telur Mimi, Takjil Ikonik Kendal dengan Filosofi Dalam

2 Mar 2026

Wangi sih, tapi Amankah? Kupas Tuntas Mitos Semprot Parfum di Leher

2 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: