BerandaHits
Jumat, 24 Agu 2023 09:26

Pencinta Keju Harus Tahu, Mozarella dari Susu Kerbau Lebih Lezat

Keju mozarella yang melar biasanya digunakan untuk tooping pizza. (Pixabay)

Sama-sama terbuat dari susu yang diolah secara khusus, keju mozarella dari susu kerbau lebih lezat ketimbang dari susu sapi. Rasanya jauh lebih juicy, creamy, dan lembut.

Inibaru.id - Selain cheddar, salah satu jenis keju yang memiliki banyak penggemar adalah mozarella. Jenis keju yang bisa "molor" ini sering kita lihat sebagai topping pizza, lasagna, steak, corndog, dan banyak lagi. Mozarella adalah penambah cita rasa dalam sebuah makanan yang tentu saja membuat rasa lebih gurih dan penampilan lebih menggoda.

Nama mozarella diambil dari Bahasa Italia 'mozzare' yang berarti memotong. Nama itu diambil dari proses pembuatan keju yang memang menggunakan teknik memutar dan memotong untaian.

Nah, sebenarnya teknik pembuatan mozarella itu dulunya berawal dari ketidaksengajaan, lo. Jadi, jangan mengira mozarella sengaja diciptakan oleh para ahli pembuat keju yang berusaha menciptakan varian keju baru!

Asal Usul Mozarella

Melansir dari Kompas (3/4/2021), mozarella lahir di daerah Naples, Italia, sekitar abad ke-12. Saat itu, Naples adalah daerah peternakan dan pertanian subur. Di tempat itu, banyak sekali petani yang memelihara kerbau untuk membajak ladang dan mengangkut barang.

Dalam sebuah peternakan, suatu hari ada seorang pegawai yang secara nggak sengaja menjatuhkan susu kerbau ke dalam air panas yang tengah mendidih. Nggak disangka, pekerja itu akhirnya mendapatkan sebuah bentuk keju baru yang kenyal dan bisa melar ketika ditempatkan di suhu panas.

Di waktu itu, keju mozarella nggak bisa disimpan lama alias nggak awet. Hal itu disebabkan karena dalam pembuatannya, susu kerbau yang ada belum melalui proses pasteurisasi.

Dari abad ke-12, keju mozarella terus berkembang dan mengalami modifikasi-modifikasi. Hingga akhirnya di abad ke-16, mozarella mulai tenar di seluruh daerah Italia, khususnya Italia bagian selatan.

Kini, keju yang cara membuatnya dengan memanaskan susu di suhu 33-36 derajat Celsius itu nggak hanya bisa dibuat dari susu kerbau, tapi susu sapi juga. Mozarella yang terbuat dari susu kerbau dinamakan mozzarella di bufala, sementara yang terbuat dari susu sapi dinamakan mozzarella fior di latte.

Mozarella dari Susu Kerbau Lebih Lezat

Keju mozarella dibuat dengan memanaskan susu kerbau pada suhu 33-36 derajat celsius. (Detik/Insider)

Mozzarella di bufala atau dari susu kerbau dinilai memiliki cita rasa yang lebih lezat. Jenis ini mempunyai tekstur lebih lembut, juicy, creamy dan jauh lebih beraroma. Selain itu, mozarella dari susu kerbau memiliki kedalaman rasa dan sedikit keasaman.

Mengutip dari Detik (29/9/2017), setidaknya ada 7% kandungan lemak pada susu kerbau. Angka ini hampir dua kali lipat dari yang dimiliki susu sapi. Seperti susu kambing yang rasanya berbeda dengan susu domba, susu sapi rasanya berbeda dengan susu kerbau. Susu kerbau pun hanya terasa lebih enak saat diolah menjadi mozzarella.

Jika kamu penasaran dengan kelezatan keju mozarella dari susu kerbau, harap tahan dulu, Millens. Di Indonesia peredaran mozzarella tersebut masih langka. Akan tetapi kamu bisa menemukan Ara Finello Mozzarella Cheese yang sudah tersebar luas di berbagai supermarket di Indonesia. Bacaterus.com mengungkapkan bahwa produk ini terbuat dari 100 persen susu kerbau segar dari Denmark. Selamat berburu keju mozarella yang enak ya! (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: