BerandaHits
Sabtu, 25 Apr 2025 11:02

Pekerjaan Unik di Jepang: Penghasilan Jutaan, Dibayar untuk Beri Pujian

Paman Pujian melakukan pekerjaannya memuji orang lain di Tokyo. (Asahi)

Pekerjaan unik di Jepang ini mungkin nggak bisa dilakukan semua orang; yang hanya dengan memberi pujian ke orang lain dia bisa mendapatkan uang mencapai 10 ribu yen atau sekitar Rp1 jutaan per hari.

Inibaru.id – Salah satu hal yang jarang didapatkan orang dewasa adalah pujian. Jangankan karna penampilan, melakukan tugas atau pekerjaan dengan baik sekalipun, orang dewasa nggak lagi dapat pujian seperti sewaktu kecil. Alasannya, mungkin karena itu sudah seharusnya.

Padahal, sebagaimana ketika kecil, orang dewasa mana pun pasti akan merasa senang mendapatkan pujian, apalagi jika pencapaian itu membanggakan. Sebetulnya, nggak ada yang salah dengan hal itu, bukan?

Nah, sulitnya orang dewasa mendapatkan pujian ini ternyata menjadi perhatian salah seorang warga Jepang berusia 43 tahun yang hanya dikenal dengan sebutan "Paman Pujian". Pekerjaannya memang begitu.

Sehari-hari, dia berdiri di depan Stasiun JR Shibuya Tokyo untuk menawarkan jasa memuji kepada siapa saja yang membutuhkannya. Meski terlihat seperti hal yang aneh, nyatanya tawaran jasa yang nggak biasa ini laku, lo.

Untuk menjalankan pekerjaannya itu, Paman Pujian nggak melakukan banyak hal. Biasanya, dia hanya akan berdiri di depan stasiun kereta sembari memegang papan bertuliskan "Saya bisa memberikan pujian ke Anda". Setelah itu, dia tinggal menunggu ada orang yang membutuhkannya.

Menurut Asahi, Rabu (8/1/2025), nggak sampai satu jam setelah Paman Pujian ini berdiri di depan stasiun, ada seorang anak sekolah yang mendatanginya. Saat itulah, Paman Pujian memberikan pujian kepadanya dengan gestur tangan yang memberikan semangat.

Paman Pujian saat menunggu pelanggannya di depan stasiun. (Asahi)

Setelah mendapatkan pujian, senyum sang bocah pun langsung merekah. Dia kemudian mengangsurkan uang jasa pujian sebesar 150 yen (sekitar Rp17 ribu) ke Paman Pujian.

Paman Pujian mulai mendapatkan popularitasnya sejak kisahnya diungkap dalam sebuah berita yang tayang di Fuji TV pada September 2024. Dia memutuskan untuk melakukan pekerjaan ini sejak tiga tahun silam setelah kehilangan keluarga sekaligus pekerjaan sebelumnya gara-gara kecanduan judi.

Sempat putus asa, dia kemudian mencari ide untuk menyambung hidup, lalu terbesitlah ide untuk mencari uang hanya dengan memuji orang lain. Siapa sangka, idenya menarik perhatian banyak orang di Tokyo.

Salah satu ciri khas yang membuat jasanya dihargai orang adalah cara memuji Paman Pujian yang tampak tulus disertai dengan senyuman dan gestur tubuh yang bikin orang lain merasa senang. Orang yang memakai jasanya pun semakin banyak.

Terkait dengan tarif untuk mendapatkan pujian, Paman Pujian nggak memberikan patokan pasti. Berapa pun yang diberikan, mau puluhan atau ribuan yen, dia akan menerimanya dengan ikhas. Tarif yang fleksibel ini membuat para pelanggan Paman Pujian begitu variatif.

Dalam sehari, Paman Pujian bisa mendapatkan sekitar 30 pelanggan dari kalangan anak sekolah, pekerja kantoran, hingga orang tua; yang total pendapatan hariannya bisa mencapai 10 ribu yen atau kalau dirupiahkan saat ini akan mencapai sekitar Rp1 juta!

“Saya jarang dipuji orang lain. Jadi, saat mendapatkan pujian darinya, saya senang dan bisa semangat lagi,” ucap salah seorang pelanggan yang masih sekolah.

Menarik juga ya profesi yang satu ini. Kalau dilakukan di Indonesia, tahu dong siapa yang paling cocok untuk profesi ini? Ha-ha. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: