BerandaHits
Senin, 6 Jun 2021 13:00

Patung-patung Kuno Sering Ditemukan Tanpa Hidung, Kenapa?

Patung-patung kuno sering ditemukan tanpa hidung. (Flickr/ Jordi Sanchez)

Kalau kamu cermati, banyak patung-patung kuno sering ditemukan tanpa hidung. Hal ini terjadi di berbagai belahan dunia. Kira-kira, apa ya penyebab dari hal ini?

Inibaru.id – Salah satu peninggalan dari zaman kuno adalah patung. Patung-patung ini bisa ditemukan di berbagai tempat, termasuk di candi-candi bersejarah. Hanya, terkadang patung-patung kuno sering ditemukan tanpa hidung.

Kondisi ini nggak hanya ditemukan di patung-patung di Indonesia saja, melainkan juga di luar negeri. Hal ini tentu membuat banyak orang bertanya-tanya. Logikanya, patung berukuran sangat besar seperti Sphinx di Mesir saja rusak hidungnya. Apa ya, alasannya?

Para ahli yakin jika kerusakan pada patung-patung ini dilakukan secara sengaja. Salah satunya adalah Edward Bleiberg dari Brooklyn Museum’s Egyptian. Dia mengaku awalnya nggak begitu memperhatikan. Namun, usai benar-benar mengecek fenomena ini di berbagai belahan dunia, Edward pun ikut penasaran dan akhirnya melakukan penelitian.

“Konsistensi pola menunjukkan bahwa itu dilakukan dengan sengaja. Tidak hanya patung, relief 2D juga menunjukkan perusakan yang disengaja,” terang Edward.

Kalau menurutnya, bangsa Mesir Kuno memiliki kepercayaan bahwa patung-patung yang dibuat memiliki kemampuan menyimpan jiwa orang-orang yang sudah mati. Patung, relief, atau lukisan juga dianggap punya roh dewa. Benda-benda ini seperti portal ke kehidupan setelah kematian dan dunia para dewa.

Patung kuno dianggap memiliki roh. (Flickr/Emily Allen)

Nah, agar portal ini aktif dan orang-orang yang meninggal bisa segera memasuki dunia tersebut, maka patung, relief, atau lukisan disimpan di dalam makam atau tempat pemujaan seperti kuil. Di tempat ini, bisa jadi ada hadiah persembahan atau makanan bagi para dewa atau leluhur.

Nah, apakah mereka yang merusak hidung di patung-patung? Bukan, bukan orang-orang kuno yang melakukannya. Yang melakukannya diduga justru adalah para perampok makam yang ingin merampas harta karun di dalamnya.

Meski para perampok makam ini tahu tindakannya nggak benar, mereka ternyata juga punya kepercayaan bahwa patung-patung atau relief ini punya kekuatan yang bisa mencelakai jika diusik. Nah, agar mereka nggak kena sial, mereka memilih untuk merusak sejumlah bagian tubuh agar kekuatan patung-patung ini hilang.

Sebagai contoh, kalau yang dirusak adalah telinga, diharapkan roh patung ini nggak bisa mendengar aksinya. Kalau yang dirusak adalah hidung, rohnya nggak bisa bernapas atau hidup sehingga nggak mampu mencelakai para perampok ini.

Selain para perampok makam ini, agama yang lebih modern juga turut andil dalam kerusakan patung-patung tersebut. Sebagai contoh, saat masa Kekristenan tiba, banyak patung, relief, atau lukisan dewa-dewa Mesir Kuno yang dirusak demi mencegah kebangkitan kembali para iblis.

Wah, menarik ya Millens. Ternyata alasan dari patung-patung kuno sering ditemukan tanpa hidung terkait dengan rasa takut, juga. (Nat/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: