BerandaHits
Sabtu, 20 Feb 2026 20:03

Pakai Sistem Sepur, Jateng Mulai Panen Raya 3,35 Juta Ton Padi

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat memimpin simbolis panen raya di Desa Jambu, Kabupaten Semarang, Jumat (20/2/2026). (Humas Jateng)

Provinsi Jawa Tengah resmi memulai maraton panen raya padi periode Januari-Maret 2026. Dengan target produksi yang naik drastis dari tahun lalu, Jateng makin pede jadi lumbung pangan nasional. Menariknya, sekarang petani kita makin canggih pakai teknologi sistem "kereta", lo!

Inibaru.id - Ada kabar sejuk nih dari hamparan sawah hijau di Jawa Tengah. Di tengah isu pangan yang sering bikin ketar-ketir, Jateng baru saja memulai "pesta" rakyat alias panen raya serentak di 35 kabupaten/kota.

Nggak tanggung-tanggung, produksi padi tahun ini diprediksi bakal melimpah ruah.

FYI, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, baru saja memimpin simbolis panen raya di Desa Jambu, Kabupaten Semarang, Jumat (20/2/2026). Berdasarkan data BPS, hasil panen periode tiga bulan pertama tahun ini diperkirakan mencapai 3,35 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

Angka ini naik sekitar 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ambisinya nggak main-main. Jateng pengin swasembada pangan total di tahun 2026 dengan target produksi setahun penuh mencapai 10,55 juta ton!

Kenalan sama Sistem "Sepur", Panen Kilat Anti-Ribet

Dengan sistem Sepur, panen akan lebih efektif. (Shutterstock)

Ada yang unik di panen raya kali ini. Para petani mulai memperkenalkan mekanisasi canggih yang disebut Sistem Sepur (kereta). Kenapa namanya sepur? Karena alat-alatnya bekerja berurutan persis rangkaian gerbong kereta:

  • Gerbong Depan: Mesin combine harvester memanen padi.
  • Gerbong Tengah: Mesin pengolah sawah langsung bekerja, disusul drone yang menyiram cairan dekomposer buat mengubah jerami jadi pupuk organik.
  • Gerbong Belakang: Mesin race transplanter langsung menanam bibit baru.

Hasilnya? Proses yang biasanya makan waktu 10 hari kalau pakai tenaga manual, sekarang bisa kelar cuma dalam satu hari! Sat-set banget, kan?

Gubernur Luthfi menekankan kalau kunci sukses tahun ini adalah konektivitas. Pemerintah nggak cuma fokus ke lahan, tapi juga "mengopeni" (merawat) para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mulai dari urusan bibit, pupuk, sampai alat mekanisasi.

"Tahun 2025 kemarin kita bisa kasih kontribusi 15% untuk nasional, tahun 2026 harus lebih meningkat," ujar Luthfi optimistis.

Hasil Ubinan yang Menjanjikan

Dari hasil ubinan (sampel panen), rata-rata satu hektare lahan bisa menghasilkan hingga 9,6 ton padi kalau kondisinya maksimal. Tentu saja ini didukung dengan irigasi yang lancar dan pembibitan yang oke. Dengan hasil semantap ini, stok beras buat kita semua dijamin aman, nih!

Jateng nggak cuma pamer luas sawah, tapi juga pamer teknologi. Dengan sistem sepur, petani bisa panen-tanam lebih cepat tanpa harus nunggu berhari-hari.

Hm, makin bangga kan sama petani kita yang makin tech-savvy? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengintip Keindahan yang Ditawarkan Curug Krecek di Temanggung

9 Feb 2026

K-Hiking, Tren Mendaki Gunung di Korea yang Makin Populer

9 Feb 2026

Menyeriusi Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Daerah

9 Feb 2026

Dugderan, Panggung Rakyat yang Sedang Berjuang jadi Warisan Budaya Indonesia

9 Feb 2026

Habis Basa-Basi Kok Malah Lelah? Ternyata Ini Alasan Ilmiahnya!

9 Feb 2026

Main Bareng Keluarga Kita; Merayakan Cinta tanpa Terhalang Layar di Kota Lunpia

9 Feb 2026

Satgas MBG Pati Siap Sidak Layanan Gizi yang Dikeluhkan Warga!

9 Feb 2026

Kontrasnya Gaji Guru di Indonesia dengan Gaji Guru di Negara Maju

10 Feb 2026

Memori HP Penuh? Coba Cek Pengaturan WhatsApp Berikut

10 Feb 2026

Merayakan Harmoni Toleransi dan Kebersamaan di Pasar Imlek Semawis 2026

10 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: