BerandaHits
Jumat, 12 Nov 2020 13:00

Negara dan Perusahaan Ini Larang Penggunaan Aplikasi Zoom

Sejumlah organisasi, perusahaan, pemerintah, dan sekolah melarang Zoom. (BBC)

Siapa sih yang saat ini nggak mengenal aplikasi Zoom? Aplikasi yang menyediakan layanan video conference ini sering dipakai untuk work from home (WFH) selama pandemi Covid-19. Akan tetapi, belakangan beberapa negara melarang penggunaannya karena isu masalah keamanan.

Inibaru.id - Sejumlah laporan terkait isu keamanan menghantui pengguna Zoom. Sebagai contoh, telah terjadi penyusupan orang yang nggak dikenal saat video conference (Zoom Bombing), informasi data pengguna yang bocor, hingga panggilan video yang nggak dienkripsi.

Pada Kamis (16/4/2020) lalu, misalnya, sebuah video rapat virtual menggunakan platform video call Zoom yang digelar Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas) diganggu oleh penyusup yang memanfaatkan celah keamanan. Penyusup ini menyiarkan video porno saat diskusi sedang berlangsung.

Segudang masalah tersebut yang memicu sejumlah organisasi, perusahaan, pemerintah negara, dan sekolah melarang penggunaan Zoom. Berikut adalah daftarnya.

Negara atau Pemerintah yang Melarang Penggunaan Zoom

Amerika Serikat

Zoom adalah platform yang dibuat oleh perusahaan berbasis di Tiongkok. Mengingat pemerintah Amerika Serikat memiliki sentimen tersendiri dengan negara ini, maka wajar jika aplikasi ini dilarang.

Selain itu, Zoom ternyata juga nggak memiliki sistem enkripsi yang bagus. Senat Amerika Serikat pun meminta para anggotanya untuk nggak menggunakannya dan memilih platform lain yang memiliki sistem keamanan lebih baik.

Taiwan

Taiwan menjadi salah satu negara pertama yang secara resmi melarang penggunaan Zoom. Hal tersebut dilakukan karena pemerintah Taiwan meyakini Zoom mengalihkan datanya melalui server di Tiongkok. Hal ini tentu sangat berisiko bagi Taiwan yang memiliki sejarah panjang perseteruan dengan tetangganya ini.

Jerman

Seperti dua negara sebelumnya, pemerintah Jerman dilaporkan sudah melarang semua penggunaan layanan konferensi video Zoom karena masalah keamanan.

Singapura

Singapura baru-baru ini menghentikan penggunaan Zoom di negaranya. Keputusan ini didasari oleh beberapa insiden seperti seorang hacker yang berbagi gambar nggak senonoh dan seorang pria tak dikenal yang menyusup ke dalam kelas geografi untuk mengunggah komentar-komentar cabul.

Akibat kejadian-kejadian tersebut, Kementerian Pendidikan Singapura pun menyarankan para guru berhenti menggunakan Zoom saat membuka kelas jarak jauh.

Rapat virtual menggunakan Zoom. (Smartfren)

Perusahaan

Google

Raksasa internet ini melarang karyawannya menggunakan Zoom. Bahkan, Google nggak segan memerintahkan administrator untuk langsung menonaktifkan Zoom yang dipakai di perangkat milik karyawan. Sebagai gantinya, karyawan Google diarahkan untuk menggunakan Google Duo.

SpaceX

Space X menganggap Zoom masih memiliki masalah keamanan dan privasi. Karyawannya pun dilarang menggunakannya.

Smart Communications

Internet Service Provider yang berbasis di Filipina ini melarang Zoom untuk penggunaan internal.

Lembaga Pemerintahan

NASA

Lembaga antariksa Amerika Serikat mengikuti keputusan senat AS dan meminta semua karyawannya nggak menggunakan aplikasi Zoom.

Angkatan Pertahanan Australia

Militer Australia melarang keras anggotanya menggunakan Zoom setelah terjadi insiden Zoom Bombing pada salah satu meeting online mereka.

Institusi Pendidikan

Departemen Pendidikan New York City

Mengikuti arahan pemerintah pusat dan senat, Departemen Pendidikan di Kota New York, Amerika Serikat melarang guru menggunakan Zoom dan menyarankan mereka memakai Microsoft Team.

Clark County Public School

Sekolah yang ada di negara bagian Nevada, Amerika Serikat ini telah menonaktifkan Zoom di semua komputer sekolah mereka.

Zoom memang bisa sangat bermanfaat untuk video konferensi selama work from home (WFH). Hanya, faktor keamanannya memang bermasalah. Kalau menurut Millens, sebaiknya tetap memakainya atau nggak, nih? (Lip/MG29/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: