BerandaHits
Sabtu, 26 Mar 2021 14:50

Mudik Lebaran Dilarang, 6-17 Mei 2021 Nggak Boleh Pulang!

Ilustrasi: Mudik 2021 dilarang pemerintah. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Seperti tahun lalu, pemerintah akhirnya memutuskan bahwa mudik Lebaran dilarang tahun ini. Pada 6-17 Mei 2021, kamu nggak boleh pulang. namun, seperti apa ya mekanisme pembatasan pergerakan massa saat Idulfitri nanti?

Inibaru.id – Simpang siur terkait Mudik Lebaran 2021 akhirnya terjawab sudah. Pemerintah resmi melarang aktivitas pulang kampung selama libur Idulfitri tahun ini. Terhitung mulai 6 sampai 17 Mei 2021, masyarakat diimbau untuk nggak melakukan perjalanan massal.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, keputusan ini diambil untuk mencegah penularan Covid-19.

“Cuti bersama Idulfitri satu hari ada, tapi nggak boleh ada aktivitas mudik," terang Muhadjir, Jumat (26/3/2021). "Pemberian bansos (nanti) akan diberikan.”

Muhadjir mengakui jika angka penularan sekaligus jumlah kematian karena Covid-19 masih tinggi, khususnya usai libur panjang. Karena alasan itulah larangan mudik Lebaran tahun ini ditetapkan. Kemudian, untuk mekanisme pergerakannya akan diatur lebih rinci oleh Kemenhub dan Polri.

"Kegiatan keagamaan selama Ramadan dan Idulfitri akan diatur Kemenag dan organisasi keagamaan," ungkap Muhadjir.

Diimbau Nggak Pulang Kampung

Ilustrasi: Mekanisme pembatasan mudik akan ditentukan kementerian terkait. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kendati tahun lalu larangan mudik juga telah dilakukan, nggak sedikit orang yang tetap memutuskan untuk pulang kampung. Mereka melakukannya sebelum atau sesudah tanggal larangan mudik. Nah, tahun ini, Muhadjir berharap hal tersebut nggak terjadi lagi.

“Sebelum dan sesudah tanggal (larangan mudik 6-17 Mei) itu, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan yang keluar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu,” pinta Muhadjir.

Pernyataan Muhadjir ini merupakan arahan lanjutan yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo. Meski kasus harian pengidap Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir menurun, Jokowi, sapaan akrabnya, tetap mengingatkan para kepala daerah bahwa risiko penularan virus masih sangat tinggi.

Dia juga nggak ingin semua pihak terlena dengan penurunan angka penularan ini mengingat dalam realitasnya, penularan masih terjadi. Berbicara pada Musyawarah Nasional V APKASI yang digelar di Istana Negara, Jumat (26/3), Jokowi mengegaskan, risiko Covid-19 masih ada.

“Yang perlu saya ingatkan, tugas kita dalam penanganan Covid-19 belum selesai!" tegasnya.

Penurunan jumlah kasus Covid-19 bukanlah akhir dari pandemi. Alangkah baiknya kita tetap waspada dan wawas diri. Mending menunda mudik ketimbang menjadi mudik yang terakhir, bukan? (Cnn/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: