BerandaHits
Senin, 17 Nov 2024 10:30

Mitos Bukan Sih Adopsi Anak Bisa Memancing Kehamilan?

Mitos nggak ya mengadopsi anak bisa memancing kehamilan. (iStockphoto/Maroke)

Banyak pasangan yang memilih untuk mengadopsi anak untuk memancing kehamilan. Dari sisi kesehatan, apakah tindakan ini memang cukup efektif?

Inibaru.id – Di lingkungan kamu pasti ada pasangan suami istri yang melakukan hal ini, yaitu mengadopsi anak dengan alasan dijadikan pancingan agar cepat hamil. Biasanya sih, keluarga yang melakukannya sudah lama menantikan anak setelah sekian tahun menikah. Tapi, sebenarnya, apakah cara ini memang efektif untuk ‘memancing’ kehamilan?

Terkait dengan hal ini, kita cek dulu hasil penelitian berjudul Occurrence of Pregnancy Following Adoption yang dilakukan pada 1960 lalu. Penelitiannya sudah sangat lama, memang, tapi hasil penelitiannya cukup pas untuk memastikan apakah mengadopsi anak memang bisa ‘memancing’ kehamilan atau nggak.

Jadi gini, dalam penelitian tersebut, 100 kuesioner diisi oleh pasangan orang tua yang mengadopsi anak dari Vista Del Mar Child Care yang ada di Amerika Serikat. Dari jumlah pasangan tersebut, ada 10 perempuan yang akhirnya hamil untuk kali pertama setelah melakukan adopsi. Beberapa waktu setelah penelitian tersebut berakhir, terungkap juga dua perempuan lain yang akhirnya mendapatkan kehamilan. Karena persentasenya yang minim, para peneliti belum yakin kalau mengadopsi anak bisa jadi pancingan agar cepat hamil.

Kita pun bisa mengecek hasil penelitian lainnya berjudul Study of the Incidence of Pregnancy Following Adoption yang dirilis pada 1963. Penelitian ini dilakukan dalam rentang waktu yang lebih panjang, yaitu dari 1946-1956 di tempat adopsi anak yang ada di Amerika Serikat dan melibatkan 1.400 pasangan.

Sayangnya, persentase mendapatkan kehamilan usai mengadopsi anak tanpa perawatan apapun cukup kecil. (Thinkstock)

Sayangnya, hanya ada 388 pasangan yang mengisi kuesioner. Dari total jumlah tersebut, hanya 2,6 persen pasangan yang akhirnya hamil setelah melakukan adopsi.

Hal berbeda terjadi pada pasangan yang melakukan fertilisasi in vitro (IVF) atau yang disebut sebagai program bayi tabung. Dalam penelitian yang diungkap pada situs Creating a Family pada 2012 lalu, terungkap bahwa ada 17 persen perempuan yang akhirnya hamil lagi meski nggak lagi melakukan perawatan setelah 6 tahun melahirkan bayi hasil program tersebut.

National Infertility Associate Resolve kemudian menyebut adanya perbedaan persentase tingkat kehamilan yang terjadi di antara yang mengadopsi dan tidak mengadopsi anak. Mereka pun menyebut nggak ada kaitan antara mengadopsi anak bisa sukses memancing kehamilan.

Apapun itu, sebagian pasangan yang mengadopsi anak pada akhirnya justru merasakan keindahan memiliki anak saat melihat anak tersebut berkembang seiring dengan waktu bersama mereka. Jadi, kalaupun pada akhirnya tindakan ini nggak bisa memancing kehamilan sebagaimana yang diidamkan banyak pasangan, juga bisa memberikan kebahagiaan tersediri, Millens. (Arie Widodo)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: