BerandaHits
Selasa, 4 Des 2017 18:10

Pulau Jawa Waspada Bencana

Banjir di wilayah Pacitan pada 27-28 November 2017 merupakan dampak dari cuaca eksterm yang terjadi di sebagian wilayah Pulau Jawa bagian selatan. (BNPB)

Cuaca ekstrem membuat sebagian wilayah di Pulau Jawa “tumbang”. Pemerintah pun mengantisipasi, terutama pada sektor pasokan pangan.

Inibaru.id – Jawa menjadi salah satu wilayah yang paling banyak dihantam bencana dalam beberapa waktu terakhir. Cuaca ekstrem berlangsung sejak pekan lalu. Wilayah seperti Pacitan, Yogyakarta, Magetan, Cilacap, Banyumas, hingga Banten tak lepas dari dampak tersebut.

Dilansir dari Liputan6.com, Senin (4/12/2017), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sejak pekan lalu telah meminta masyarakat untuk bersiaga menghadapi cuaca ekstrem ini. Setelah siklon tropis “Cempaka” mendera pesisir selatan Jawa, badai “Dahlia” juga turut menggoyang wilayah Jawa Barat.

Siklon tropis Cempaka di wilayah perairan selatan Jateng mengakibatkan perubahan pola cuaca di sekitar lintasannya. Perubahan tersebut mengakibatkan hujan berlebih di sejumlah daerah di Pulau Jawa bagian selatan.

Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, siklon tersebut mengakibatkan ribuan rumah terendam banjir serta kerusakan lainnya.

“Per 29 November 2017 pagi, 19 orang tewas, juga kerusakan lainnya,” ungkap Sutopo.

Baca juga:
Jabar Alami 102 Bencana selama Siklon Tropis Cempaka dan Dahlia
Cempaka dan Dahlia Menghilang, Datanglah Dua Bibit Siklon Tropis Baru

Badai Cempaka terbentuk sekitar 32 kilometer sebelah selatan-tenggara Pacitan, Jawa Timur, dengan kekuatan 65 kilometer per jam.

Bencana pun melanda Kabupaten Situbondo, Sidoarjo, Pacitan, Wonogiri, Ponorogo, Serang, Sukabumi, Purworejo, Tulungagung, Semarang, Klaten, Malang, Wonosobo, Klungkung, Kota Yogyakarta, Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, Bantul, dan Sukoharjo.

Pacitan sebagai lokasi yang paling dekat dengan Badai Cempaka mengawali bencana dengan hujan lebat sehingga menimbulkan banjir dan longsor pada Selasa (28/11/2017). Sungai-sungai meluap, menyebabkan ribuan rumah terendam banjir. Lalu lintas pun mati.

Sementara, DI Yogyakarta juga menjadi wilayah yang cukup terdampak cuaca ekstrem tersebut. Banjir, longsor, dan puting beliung melanda wilayah itu. Tak kurang dari 114 titik bencana terjadi di lima kabupaten/kota di DIY.

Tingginya gelombang laut akibat cuaca eksterm juga memaksa PT ASDP Indonesia Ferry menutup sementara aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak, Cilegon. Gelombang laut yang tinggi membahayakan penyeberangan.

Baca juga:
Kenapa Badai Dinamai Bunga dan Buah?
Mahameru Berstatus Waspada

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pun mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam beraktivitas. Intensitas hujan yang lebat disertai angin kencang dan gelombang laut yang tinggi, ungkapnya, harus disikapi dengan kewaspadaan.

Jokowi juga memerintahkan BNPB, TNI, Polri, Basarnas, kementerian dan lembaga terkait, hingga pemda untuk mengantisipasi cuaca ekstrem ini, terutama untuk masalah pangan.

"Sampai sekarang belum ada masalah terkait gangguan pasokan produksi pangan. Namun, hal ini harus tetap diantisipasi karena ini masih Desember. Nanti masih ada Januari," tandasnya. (OS/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: