BerandaHits
Senin, 19 Sep 2021 09:00

Meski Mendung di Pagi Hari, Kok Ayam Jantan Tetap Berkokok?

Ayam berkokok di pagi hari. (Flickr/ Fyn Kynd)

Katanya, ayam jantan berkokok di pagi hari sebagai respons cahaya langit yang berubah karena matahari terbit. Tapi, saat mendung dan langit gelap sekalipun, mereka tetap berkokok. Kok bisa?

Inibaru.id – Di pagi hari, sebenarnya nggak benar-benar pagi hari karena masih dini hari, ayam jantan biasanya berkokok. Menariknya, hal ini rutin dilakukan setiap hari. Sebenarnya, apa sih alasan mereka selalu melakukannya?

Sebenarnya ya, ayam jantan nggak berkokok di pagi hari saja. Mereka melakukannya sepanjang waktu asalkan nggak sedang tidur. Jadi, kokok mereka ini sebenarnya untuk komunikasi sekaligus memberitahukan kepada ayam jantan lainnya tentang wilayah yang mereka kuasai.

Menariknya, ayam jantan juga melakukannya jika mendengar manusia atau bahkan mobil yang memasuki wilayah mereka berkeliaran.

Nah, biasanya, kita mendengar ayam jantan berkokok sebagai tanda bahwa matahari telah terbit. Konon, ayam melakukannya sebagai respons dari cahaya yang mulai terang di langit. Apa lagi, saat ayam terpapar senter, lampu mobil, atau cahaya-cahaya buatan lainnya di malam hari, mereka juga cenderung melakukannya.

Tapi, bagaimana kalau di pagi hari mendung? Selain itu, banyak kandang ayam yang tetap diberi lampu agar ayam tetap hangat, bukan? Apakah berarti mereka bakal lebih sering berkokok karena hal ini?

Meski mendung dan langit gelap, ayam jantan tetap berkokok di pagi hari karena dipengaruhi jam sirkadian. (Flickr/ Jim Bahn)

Usut punya usut, ternyata kebiasaan berkokok ayam jantan ini lebih karena jam sirkadian alias jam biologis tubuh mereka. Hal ini diungkap oleh peneliti Takashi Yoshimura. Dia mengungkap hal ini dalam tulisan ilmiah dengan judul Circadian Clock Determines The Timing of Rooster Crowing yang diterbitkan dalam Current Biology.

“Kokok ayam jantan di dini hari nggak hanya sebagai respons antisipasif, namun juga di bawah kendali jam sirkadian,” ujar Yoshimura.

Maksudnya begini Millens. Hal ini mirip dengan kebiasaan tubuh kamu mulai mengantuk sejak pukul 21.00 malam hari. Hal ini terjadi secara otomatis karena tubuh sudah merekamnya sebagai kebiasaan harian. Nah, hal ini jugalah yang terjadi pada ayam jantan yang berkokok di pagi hari, apapun kondisi cahaya di lingkungannya.

Menariknya, Yoshimura juga menemukan kebiasaan berkokok ayam jantan lainnya. Jika ayam jantan ini hidup dalam kawanan, ternyata ada aturan tak resmi yang membuat satu ayam jantan berkokok lebih dulu dari ayam lainnya. Hal ini dilakukan terus seperti absensi di kelas hingga semua ayam selesai berkokok.

Biasanya sih ya, yang pertama melakukannya adalah pimpinan kawanan, dan setelahnya yang dianggap lebih senior dari ayam-ayam lainnya.

Jadi, sudah mengerti kan alasan mengapa ayam jantan berkokok di pagi hari meski langit mendung dan gelap? (Nat/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: