BerandaHits
Minggu, 20 Jan 2024 21:10

Menilik Aturan Maskapai Tentang Larangan Koper Airwheel Masuk Kabin Pesawat

Larangan smart luggage seperti koper airwheel masuk ke dalam kabin pesawat. (Tomsguide/Samsara)

Ada alasan mengapa sejumlah maskapai melarang smart luggage seperti koper airwheel masuk ke kabin pesawat. Lantas, seperti apa sih aturan dari setiap maskapai di Indonesia terkait hal ini?

Inibaru.id – Kabar tentang larangan koper airwheel masuk kabin pesawat cukup menghebohkan banyak orang. Soalnya, cukup banyak orang yang memakainya karena bisa bikin mereka nggak capek saat membawa barang. Apalagi, sebagian jenis smart luggage seperti koper airwheel hanya mampu diisi barang dengan berat kurang dari 7 kilogram dengan ukuran yang kecil.

Kalau kamu bingung dengan apa itu yang disebut sebagai smart luggage, pihak Garuda Indonesia menjelaskannya sebagai koper dengan fitur charger USB, Hotspot Wi-Fi, GPS, roda bermotor, dan sistem autolocking.

Terkait dengan isu ini, Direktur Utama maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyebut larangan koper berbaterai tersebut sebagai hal yang wajar. Soalnya, pihak maskapai tentu mempertimbangkan keselamatan penerbangan sebelum memutuskan untuk mengeluarkan aturan.

Khusus untuk smart luggage, Garuda mempertimbangkan aturan dari The International Air Transport Association (IATA). Dalam aturan tersebut, tengkap bahwa bagasi yang boleh masuk ke dalam kabin pesawat berjenis smart luggage harus memiliki berat maksimal 7 kilogram dan berdimensi paling besar 56 x 36 x 23 sentimeter (linear 115 sentimeter). Nah, kapasitas baterai yang diperbolehkan nggak sampai melebihi 100 Wh.

“Selain itu, kondisi baterai pada smart luggage yang boleh dibawa ke kabin pesawat adalah yang punya spesifikasi removable alias bisa dilepas,” jelas Irfan sebagaimana dilansir dari Liputan6, Kamis (18/1/2024).

Mengapa harus bisa dilepas-pasang? Kabarnya, baterai lithium-ion yang dipakai pada smart luggage ini bisa menimbulkan risiko kebakaran di kabin pesawat atau ruang kargo, Millens. Pantas, saja.

Yang pasti, jika menilik aturan di atas, kalau ada smart luggage seperti koper airwheel yang punya berat, dimensi, atau kapasitas baterai lebih dari ketentuan tersebut, nggak bakal boleh masuk kabin pesawat. Sementara itu, smart luggage dengan kapasitas baterai 100 Wh – 160 Wh, bisa diangkut ke dalam kabin jika maskapai memberikan persetujuan sebagai checked baggage alias bagasi tercatat.

Di sisi lain, pihak Garuda Indonesia juga sampai mengeluarkan pernyataan resmi terkait dengan aturan smart luggage. Berikut adalah bunyi aturannya.

Pihak maskapai menyebut larangan memasukkan smart luggage untuk keperluan keamanan penerbangan. (Thegadgetflow)

“Jika smart luggage memakai baterai yang nggak bisa dilepas-pasang dengan kapasitas baterai nggak sampai 0,3 gram logam lithium dan nggak melebihi 2,7 ion lithium, bisa masuk kabin sebagai bagasi terdaftar, asalkan sudah dalam keadaan OFF. Meski baterai bisa dilepas-pasang, baterai tidak perlu dilepas dari smart luggage,” tulis pernyataan resmi Garuda Indonesia sebagaimana dilansir dari CNBC, Rabu (17/1).

Nah, selain Garuda, maskapai-maskapai lain juga mengungkap pernyataan resmi terkait dengan smart luggage ini. Berikut adalah pernyataan-pernyataan tersebut:

1. Citilink

Maskapai ini memastikan kalau smart luggane dengan baterai yang nggak bisa dilepas nggak bakal diizinkan masuk ke kabin ataupun dianggap sebagai bagasi tercatat. Nah, agar bisa diangkut sebagai kargo, penumpang harus melaporkannya minimal empat jam sebelum keberangkatan. Itu pun penumpang hanya diizinkan membawa satu koper airwheel dan satu baterai cadangan.

Jika alat elektronik dilengkapi dengan removable lithium battery alias baterainya bisa dilepas, bisa masuk kabin pesawat sesuai dengan ketentuan IATA dan Portable Electronic Device (PED).

2. Pelita Air

Pelita air nggak mengungkap aturan khusus terkait dengan smart luggage. Yang pasti, ada aturan power bank dan baterai lithium seperti power bank wajib dimasukkan ke bagasi kabin, bukan bagasi pesawat. Itu pun yang diizinkan adalah yang punya spesifikasi nggak lebih dari 20 ribu mAh atau 100 Wh.

3. Lion Air Group

Kalau kamu naik maskapai dari grup ini seperti Lion Air, Batik Air, Wings Air, dan Super Air Jet, juga nggak ada aturan khusus terkait dengan smart luggage. Yang pasti, jika penumpang membawa perangkat elektronik dengan baterai lithium, harus melapor dulu ke pihak maskapai sebelum keberangkatan.

Jika membawa power bank, dilarang dipakai di dalam besawat. Kapasitas maksimum power banknya juga nggak boleh lebih dari 100 Wh.

“Kapasitas 100-160 Wh harus lewat persetujuan Lion Air Group untuk diangkut, lebih dari itu dilarang dibawa ke pesawat,” jelas maskapai tersebut.

Sudah jelas ya aturan terkait dengan koper airwheel atau smart luggage yang kabarnya dilarang diangkut di kabin pesawat. Jadi, sepertinya kamu memang harus lebih cermat jika akan memakainya di dalam pesawat terbang. (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: