BerandaHits
Sabtu, 26 Des 2025 11:01

Mengenal Stress Ball, Benda yang Selalu Dibawa Rose BLACKPINK dan Karina Aespa

Stress ball yang selalu dibawa Karina Aespa dan Rose BLACKPINK. (Owlandgoosegifts)

Saat cemas, Rose BLACKPINK atau Karina Aespa akan meremas stress ball ini agar lebih tenang. Secara ilmiah, apakah memang benda ini bisa memberikan dampak tersebut?

Inibaru.id - Yang namanya idol K-pop, semua tingkah lakunya pasti bikin penasaran penggemar. Nah, hal ini pulalah yang dialami oleh Rose BLACKPINK dan Karina Aespa. Belakangan ini, mereka mengaku kerap memakai stress ball, semacam bola kecil yang empuk dan bisa diremas-remas untuk menenangkan pikiran.

Benda ini jadi pembicaraan usai Rosé membagikan kebiasaannya lewat sebuah video di kanal YouTube Vogue Korea. Di situ, ia dengan santai mengeluarkan bola kecil dari dalam tasnya dan bilang kalau benda itu selalu menemaninya ke mana pun, bahkan ke rapat kerja.

Buat Rosé, meremas stress ball membantu mengalihkan perhatian saat rasa cemas muncul. Ketika situasi terasa menegangkan atau keputusan besar harus diambil, tangannya otomatis mencari benda empuk itu.

"Setiap kali merasa cemas, aku meremasnya dan membuat rasa itu hilang. Makanya aku selalu membawanya ke mana-mana," ucap Rose sebagaimana dinukil dari Koreatimes, Selasa (23/12/20250.

Pengalaman serupa juga dirasakan Karina Aespa. Dalam sebuah video untuk GQ Korea, ia memperlihatkan stress ball pemberian teman baiknya. Karina mengaku sering menyentuh dan meremasnya setiap kali stres datang, karena rasanya bisa langsung memperbaiki suasana hati. Nggak ada ritual khusus, cukup diremas, lalu perlahan pikirannya merasa lebih tenang.

Stress ball yang dipakai Rose BLACKPINK dan Karina Aespa. (Koreatimes)

Pertanyaannya, apakah stress ball benar-benar bekerja atau cuma efek sugesti karena dipakai idol terkenal? Jawabannya: ada penjelasan ilmiahnya.

Saat seseorang stres, tubuh masuk ke mode siaga dengan tanda detak jantung meningkat, napas jadi lebih cepat, dan otot-otot menegang. Gerakan meremas dan melepas stress ball membuat otot tangan dan lengan bawah berkontraksi lalu rileks berulang kali. Gerakan ini mengirim sinyal ke tubuh bahwa kondisi aman, sehingga ketegangan perlahan menurun.

Selain efek fisik, ada juga efek psikologis. Saat stres, pikiran cenderung berputar di hal-hal negatif seperti cemas, takut, atau marah. Sentuhan dan tekstur dari stress ball memberi rangsangan sensorik yang membuat otak “berpindah jalur”. Fokus yang tadinya terkunci pada kecemasan, dialihkan ke sensasi di tangan. Dalam psikologi, ini dikenal sebagai attentional shift, atau pengalihan perhatian.

Meski begitu, stress ball bukan solusi ajaib untuk semua masalah. Terlalu sering atau terlalu keras meremasnya justru bisa bikin tangan dan pergelangan pegal. Selain itu, benda ini sebenarnya hanya membantu meredakan stres sementara. Akar masalahnya tetap perlu dihadapi, entah lewat istirahat yang cukup, manajemen waktu, atau bicara dengan orang terpercaya.

Pada akhirnya, mungkin inilah alasan kenapa Rosé dan Karina menyukainya. Stress ball itu simpel, praktis, dan bisa dipakai kapan saja. Di tengah jadwal padat dan tekanan tinggi, terkadang yang dibutuhkan cuma satu benda kecil untuk mengingatkan tubuh dan pikiran agar berhenti sejenak dan lebih tenang. Terpikir untuk memakainya juga, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

31 Mei 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: