BerandaHits
Senin, 4 Sep 2022 18:00

Mengeluarkan Bau Menyengat, Tanaman Ini Nggak Disukai Tikus

Tikus merupakan hewan pengerat berdarah panas yang mempunyai insting alami untuk selalu mencari tempat bernaung yang hangat seperti rumah. (multiscreensite)

Ada tanaman-tanaman yang mengeluarkan bau menyengat sehingga tikus nggak menyukainya. Tanaman-tanaman ini bisa kita tanam untuk melindungi rumah agar nggak dimasuki tikus.

Inibaru.id - Kita semua mendambakan tinggal di rumah yang bersih dan nyaman. Meski kecil dan nggak mewah, sebuah rumah bakal terasa hommy jika ditata dengan baik, nggak pengap, nggak gerah, dan selalu tampak bersih.

Sayangnya, rumah yang sudah kita tata dengan rapi dan bersih terkadang tetap saja dimasuki tikus. Binatang kecil berbulu itu menciptakan bau nggak sedap dan merusak perabot rumah kita. Sebal banget ya rasanya?

Nggak cuma bikin rumah jadi kotor, tikus juga penyebab penyakit, lo. Menurut pendiri Zap Termite dan Pest Control di Sacrameto, California, AS, Tom Cox, tikus bisa menyebarkan penyakit lewat urine, kotoran, dan gigitannya.

“Gigitan tikus dapat menyebabkan gagal ginjal pada manusia dan menyebarkan sejumlah penyakit ke hewan peliharaan,” katanya seperti dilansir Realtor.

Lalu, kenapa tikus bisa masuk ke rumah kita, ya? Cox mengatakan bahwa hewan pengerat berdarah panas seperti tikus mempunyai insting alami untuk selalu mencari tempat bernaung yang hangat.

“Tikus masuk rumah dengan alasan yang sama seperti hewan lain, yaitu makanan, air, dan tempat bernaung,” katanya.

Segera lakukan pencegahan jika nggak mau seluruh rumahmu diacak-acak oleh hewan yang pandai mendaki, meloncat, dan berenang ini. Caranya bisa dengan menanam tumbuhan yang nggak disukai oleh tikus.

Ya, meski mempunyai keberanian masuk ke rumah-rumah berpenghuni, tikus sebenarnya takut pada tanaman-tanaman tertentu. Dalam laman Garden Guide dituliskan bahwa ada empat tanaman yang dibenci tikus. Kamu bisa menanamnya di halaman agar tikus enggan masuk ke rumah. Tanaman apa sajakah itu?

Daun Mint

Daun mint mengandung senyawa mentol yang kuat sehingga bisa mengiritasi rongga hidung tikus. (Sutterstock/Luliia Timofeeva)

Tanamlah daun mint di halaman rumahmu maka tikus nggak akan mendekat! Selain di halaman rumah, kamu bisa meletakkannya pada pot dan menaruhnya di dapur atau di daerah yang biasa dilewati tikus.

Seperti yang kita tahu tikus mengandalkan indera penciuman daripada penglihatan. Nah, aroma yang dikeluarkan oleh daun mint atau minyak esensial peppermint ini nggak disukai tikus.

Dilansir dari Victor Pest, peppermint mengandung senyawa mentol yang sangat kuat sehingga bisa mengiritasi rongga hidung tikus dan membuatnya kabur.

Catnip

Catnip merupakan tanaman yang disukai kucing tapi nggak disukai oleh tikus dan hama lainnya seperti kumbang dan kutu daun.

Catnip nggak disukai tikus karena daun yang tergolong dalam keluarga mint ini mengandung minyak astiri, sterol, asam, dan tanin yang dapat mengiritasi indera penciumannya. Sebaliknya, catnip sangat disukai kucing. Minyak astiri yang terkandung di batang dan daun catnip mampu membuat kucing merasakan perasaan bahagia secara intens.

Tanaman Bunga

Bunga-bunga berbau menyengat seperti lavender bisa mengusir tikus, ngengat, kutu, dan nyamuk. (Pixabay/Hans)

Bunga-bunga yang memiliki aroma kuat nggak disukai oleh tikus. Jika kamu ingin menanami halaman dengan bunga sekaligus mengusir tikus, maka tanamlah bunga bakung, marigold, atau lavender. Nggak hanya tikus, aroma tajam yang keluar dari bunga-bunga itu juga bisa mengusir ngengat, kutu, dan nyamuk, lo.

Bawang Putih

Sama seperti tanaman lain, bawang putih nggak disukai tikus karena baunya yang menyengat. Dengan bawang putih kamu bisa membuat cairan semprotan pengusir tikus, lo. Caranya, rebus bawang putih cincang bersama cengkih hingga mendidih. Masukkan air rebusan itu ke dalam botol spray lalu semprotkan ke daerah yang biasa dilalui tikus.

Itulah tanaman-tanaman yang dihindari tikus. Tanamlah salah satu tumbuhan tersebut di halaman agar rumahmu nggak disambangi hewan pengerat ini ya, Millens! (Idea,Kom/IB20/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: