BerandaHits
Rabu, 16 Jul 2024 15:38

Mengapa Pendekar Pencak Silat Nggak Ada di MMA dan UFC?

Nggak ada pendekar pencak silat di kompetisi MMA atau UFC. (UFC.com)

Coba deh cari, ada nggak pendekar pencak silat tampil di pertarungan MMA dan UFC? Nggak ada, kan? Kenapa, ya?

Inibaru.id – Kompetisi pertarungan gaya bebas (mixed martial arts) yang dikenal dengan nama Ultimate Fighting Championship (UFC) memang sudah eksis sejak 1993. Tapi, bisa dikatakan kepopulerannya ke seluruh dunia baru benar-benar didapat dalam satu dekade belakangan. Sejak saat itulah, kita mulai mengenal nama-nama seperti Ronda Rousey, Conor McGregor, Khabib Nurmagomedov, dan lain sebagainya.

Namun, kamu pernah kepikiran nggak, kalau memang kompetisi ini tarung bebas, mengapa nggak ada satu pun pendekar pencak silat yang tampil di kompetisi ini? Nggak perlu jauh-jauh di kompetisi internasional. Di kompetisi UFC lokal saja, nggak ada pendekar pencak silat yang ikutan. Padahal, kalau ada embel-embel bebas, harusnya kan mereka bisa ikutan layaknya petarung dari ajang bela diri lainnya, ya?

Ternyata usut punya usut, hal ini disebabkan oleh karakteristik pencak silat yang nggak sama dengan karakteristik MMA. Bisa dikatakan, sulit bagi pendekar pencak silat untuk bertarung mengikuti aturan MMA saat bertarung di ring oktagon UFC.

Jadi begini, di dalam ring, siapa saja boleh memakai aliran bela diri yang dia kuasai. Tapi, ada aturan jelas di mana para petarung nggak boleh menyerang sejumlah area vital layaknya tenggorokan, mata, atau bagian kemaluan.

Aturan UFC menyulitkan pendekar pencak silat untuk bertarung di sana. (UFC.com)

Aturan inilah yang bakal sulit dihindari oleh pendekar pencak silat yang sejak awal mempelajari bela diri tersebut dilatih untuk melumpuhkan lawannya secepat mungkin. Jadi, secara insting, saat bertarung, pendekar pencak silat bakal menyasar ke target-target vital tersebut.

Lebih dari itu, banyak aliran pencak silat yang terbiasa menggunakan senjata dalam jurusnya. Senjata itu bisa berupa tongkat, golok, dan lain-lain. Bagi pendekar pencak silat yang terbiasa memakai senjata, tentu akan kesulitan melakukan pertarungan dengan tangan kosong di ring oktagon UFC.

Sebenarnya, aturan MMA di UFC nggak hanya bikin pendekar pencak silat nggak bisa mengikutinya. Ada beberapa jenis bela diri populer lain yang juga nggak bisa masuk dalam kompetisi tersebut. Salah satunya adalah kung fu. Alasannya juga mirip, yaitu banyak jurus kung fu yang menyasar organ vital seperti mata, leher, kemaluan, dan organ-organ vital.

Meski UFC dikenal brutal dan bela diri kung fu di kenal anggun, tetap saja kalau seorang pendekar kung fu melancarkan jurusnya ke organ vital lawan, bisa jadi lawannya bakal mengalami cedera yang membahayakan.

Hm, jadi itu alasan pendekar pencak silat nggak ada yang tampil di pertarungan MMA UFC. Bisa dimengerti sih kalau alasannya seperti itu. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

The Great Purge 2026, Followers Instagram Mendadak Anjlok

10 Mei 2026

Merekam Gadis Pingitan di Jantung Kudus Kulon

11 Mei 2026

Larung Sesaji dan 400 Kapal Warnai Sedekah Laut Tambaklorok

11 Mei 2026

Tumpeng, Simbol Syukur dan Harmoni dalam Tradisi Jawa

12 Mei 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.500, Apa Dampaknya bagi Masyarakat?

13 Mei 2026

Rahasia Sehat dari Isi Piring Warna-Warni

13 Mei 2026

Jamu, Warisan Leluhur yang Tetap Relevan di Tengah Gaya Hidup Modern

14 Mei 2026

Saat Rupiah Melemah, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

15 Mei 2026

Rahasia Matematika di Balik Motif Batik, dari Simetri hingga Pola Fibonacci

16 Mei 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan Pameran Seni Kontemporer “Episentrum”

16 Mei 2026

Nyandhang Tradisi untuk Menjaga Ingatan Batik Kudus

18 Mei 2026

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza Dicegat Israel, Ada Wartawan Media Nasional

19 Mei 2026

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: