BerandaHits
Minggu, 8 Apr 2023 07:58

Mengantuk Berat saat Sholat Terawih, Harus Bagaimana?

Ilustrasi: Mengantuk saat menjalankan sholat terawih itu disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya karena kita telah berpuasa sepanjang hari. (Istimewa)

Kamu pasti mengharapkan bisa fokus menjalankan sholat terawih, kan? Sayangnya rasa kantuk sering menghampiri. Kalau sudah begini, harus bagaimana ya?

Inibaru.id - Siapa yang sering merasa mengantuk saat menjalankan sholat terawih? Wah, hal itu pasti mengganggu kekhusyukkan ibadah yang dilaksanakan usai sholat isya itu ya, Millens?

Tapi, mengantuk saat menjalankan terawih itu normal kok. Ada beberapa penyebabnya dan itu berhubungan dengan kegiatan puasa di siang hari.

Pertama, puasa. Selama Bulan Ramadan, umat Muslim berpuasa sepanjang hari. Itu tentu saja memengaruhi pola tidur dan memengaruhi tingkat energi tubuh. Ketika tubuh nggak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam, maka kadar gula darah dan energi tubuh bisa menurun, sehingga membuat seseorang merasa lebih mengantuk.

Kedua, aktivitas fisik. Beberapa orang mungkin menghabiskan waktu sepanjang hari untuk bekerja atau beraktivitas fisik dengan intensitas tinggi, aktivitas itu bisa membuat tubuh merasa lelah dan mengantuk saat menjalani terawih di malam hari.

Ketiga, kurang tidur. Idealnya seseorang tidur minimal tujuh jam setiap hari. Namun, itu mungkin sulit dipenuhi karena umat Islam akan memperbanyak ibadah di Bulan Ramadan sehingga mengurangi jam tidurnya. Sebagai penggantinya, kamu bisa mengganti waktu tidur di malam hari dengan tidur siang.

Keempat, monoton. Aktivitas monoton yang terjadi selama shalat tarawih bisa menyebabkan rasa kantuk dalam diri seseorang menjadi terasa. Aktivitas monoton yang dimaksud berupa gerakan shalat yang dilakukan terus-menerus sebanyak rakaat shalat tarawih yang dikehendaki.

Hal ini kebalikan dari orang yang sibuk. Saat sedang sibuk, rasa kantuk dalam diri seseorang akan cenderung nggak terasa. Itulah alasan kenapa rasa kantuk yang muncul selama shalat tarawih akan hilang ketika selesai shalat dan berjalan ke luar masjid.

Tips Menghindari Kantuk saat Terawih

Ilustrasi: Jika rasa kantuk datang saat terawih, kamu bisa mengatur pernapasan dengan mencoba bernapas dalam dan perlahan. (VOI/Pexels/Timur Weber)

Meski rasa kantuk itu hal yang wajar, kamu bisa menghalau sejenak agar sholat terawih berjalan lancar. Ini dia caranya.

1. Tidur cukup

Pastikan kamu tidur cukup pada malam hari. Kamu juga bisa menggunakan waktu istirahat siang dengan tidur. Kurang tidur bisa membuat tubuh lebih mudah mengantuk, jadi penting untuk menjaga pola tidur yang sehat selama bulan Ramadan.

2. Istirahat sejenak sebelum terawih

Beristirahat sejenak atau tiduran selama beberapa menit sebelum memulai terawih dapat membantu mengurangi rasa mengantuk. Hindari duduk atau berbaring terlalu lama, karena itu bisa membuat tubuh lebih mengantuk.

3. Konsumsi makanan seimbang

Hindari makan makanan berat atau berlebihan saat berbuka puasa, karena itu bisa membuat perut terasa penuh dan membuat tubuh merasa mengantuk saat menjalani terawih. Pilih makanan yang seimbang dan bergizi, termasuk protein, serat, karbohidrat kompleks, serta banyak minum air putih.

4. Jaga aktivitas fisik

Tetap aktif selama bulan Ramadan dapat membantu menjaga tingkat energi tubuh dan mengurangi rasa mengantuk. Melakukan olahraga ringan atau berjalan-jalan dapat membantu menjaga tubuh tetap segar dan nggak terlalu lelah saat menjalani terawih di malam hari.

5. Mengatur pola pernapasan

Mengatur pola pernapasan yang baik saat melaksanakan terawih dapat membantu menjaga tingkat energi dan fokus. Bernapas dalam dan perlahan dapat membantu mengurangi rasa mengantuk.

Dengan menerapkan tips tadi, semoga kamu terhindar dari rasa kantuk saat melaksanakan sholat terawih ya, Millens. Mengingat terawih adalah ibadah yang penting dan besar keutamaannya, sayang banget jika dilewatkan, kan? (Siti Khatijah/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: