BerandaHits
Rabu, 9 Okt 2018 16:00

Begini Cara Menghadapi Penderita Gangguan Jiwa

Membuka diri pada pasien gangguan jiwa bisa membantu proses penyembuhan mereka, lo. (Allperfectstories.com)

Kamu pernah menghadapi penderita gangguan jiwa tapi masih bingung gimana cara menghadapinya? Supaya nggak salah langkah, ketahui dulu kondisi seperti apa yang mereka butuhkan.

Inibaru.id – Penderita gangguan jiwa perlu mendapatkan penanganan khusus dalam proses penyembuhannya. Selain menjalani beragam terapi, dukungan dari orang-orang terdekat juga berperan penting dalam proses ini. Jika orang terdekatmu sedang menjalani proses tersebut, sebaiknya kamu turut berperan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman baginya.

Menurut Psikolog Monika Windriya Satyajati, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi mereka, kamu bisa memulainya dengan memperbaiki hubungan dengan penderita. Jika sebelumnya kamu nggak terlalu dekat dengannya, cobalah tunjukkan bila kamu membuka diri dan bisa menjadi sahabatnya.

Penderita gangguan jiwa biasanya merasa kesepian. Nah, menunjukkan bila kamu bisa menjadi sahabatnya bisa meminimalisasi rasa kesepian yang dirasakannya.

Jika penderita berhasil menjalin kedekatan dengan orang-orang di sekitarnya, proses penyembuhannya bisa dipercepat. Ini juga membantunya memiliki konsep diri yang baik sehingga dia merasa berharga. Saat berkomunikasi dengan penderita, hindari pula untuk mengungkapkan hal-hal negatif seperti mengejek atau meremehkannya.

Menurut Monik, yang bikin miris, penderita gangguan jiwa justru biasanya orang-orang yang memiliki prestasi atau kinerja yang baik dalam kesehariannya. Orang-orang ini biasanya diremehkan dalam suatu bidang, padahal mereka memiliki kemampuan yang baik di bidang lain. Lantaran kurang mendapat dukungan sosial, mereka kemudian merasa sendiri dan depresi.

Jika orang terdekatmu sedang menjalani proses penyembuhan, hal yang bisa kamu lakukan adalah mendukungnya. Dukungan ini bisa berupa mendorongnya untuk menemukan hobi baru atau melakukan hal-hal yang sesuai dengan renjananya. Dorong dia untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan.

Hal lain yang juga nggak kalah penting adalah mengurangi stigma atau label negatif terhadap penderita. Salah satu contoh, kalau ada temanmu yang baru selesai menjalani rehabilitasi narkoba, jangan lagi mengungkit-ungkit masa lalunya dengan menyebut dia sebagai pencandu. Ini bisa berpengaruh terhadap kepercayaan dirinya, Millens. Berempatilah dengan membuatnya merasa memiliki kesempatan untuk menjadi orang yang lebih baik di masa depan.

Kondisi nyaman ini tentu berbeda jika penderita memiliki gangguan jiwa yang bisa merugikan dirinya dan orang lain. Kalau si penderita itu sedang mengalami fase “marah-marah”, sebaiknya perhatikan apakah lingkunganmu cukup aman untuknya. Hindari menaruh benda-benda tajam supaya nggak menimbulkan korban.

Jika penderita dinilai nggak berbahaya, biarkan dia leluasa bergerak. Namun, kalau dia sampai merusak barang-barang di sekitarnya, jangan ragu untuk minta bantuan tenaga medis ya.

Sudah tahu kan apa saja yang sebaiknya kamu lakukan jika orang terdekatmu menderita gangguan jiwa? Sembuh atau tidaknya mereka juga bergantung pada dukungan orang-orang terdekat, Millens. Jadi, yuk, dukung mereka. (Artika Sari/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: