BerandaHits
Rabu, 27 Mar 2018 10:36

Mananti Observatorium Baru di Gunung Timau

Denah pembangunan Observatorium Nasional Timau. (Infoastronomy.org)

Masyarakat Kupang akan segera mendapatkan pengalaman baru mengamati angkasa. Pada 2020, pembangunan Observatorium Nasional Timau diperkirakan bakal selesai. Seperti apa?

Inibaru - Untuk kamu pencinta astronomi yang tinggal di Kupang dan sekitarnya, kabar ini tentu bakal menarik buatmu. Institut Teknik Bandung, Universitas Nusa Cendana Kupang, Pemprov NTT, dan Pemkab Kupang saat ini tengah bekerja sama membangun observatorium bernama Observatorium Nasional Timau. Proyek ini rencana akan rampung pada 2020 mendatang.

Yang menarik, observatorium yang dibangun di Gunung Timau, Kecamatan Amfoang, Kupang, NTT, ini konon bakal menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, lo, Millens. Dibangun di atas area seluas 30,25 hektare, Observatoriun Nasional Timau bakal dilengkapi dengan lensa 3,8 meter.

Observatorium adalah lokasi dengan perlengkapan astronomi yang diletakkan secara permanen agar dapat melihat langit dan peristiwa yang berhubungan dengan angkasa. Selama ini penelitian antariksa berpusat di Observatorium Boscha, Lembang, Bandung. Namun, karena ancaman polusi cahaya di Bandung kian meningkat, dibuatlah satu lagi observatorium di NTT.

Seperti ditulis Republika.co.id, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan, NTT mengalami musim kering yang panjang. Tempat itu, lanjutnya, juga jauh dari perkotaan sehingga polusi cahayanya masih jauh.

"Harapan kami, Gunung Timau bisa mengakses langit bebas polusi setidaknya sampai 50 tahun ke depan seperti Boscha dulu,” tuturnya.

Thomas menambahkan, observatorium ini akan membawa manfaat bagi warga Kupang. Dalam bidang IPTEK, pembangunan pusat sains mempermudah warga mengembangkan wawasan. Sementara, untuk bidang pariwisata, kawasan sekitar observatorium juga bisa dikembangkan, salah satunya dengan mendirikan Taman Nasional Langit Gelap di Kupang.

Hm, menjadikan NTT sebagai lokasi pusat penelitian antariksa tentu menjadi langkah baik untuk memajukan daerah-daerah pinggiran di Indonesia. Millens, tambah daftar tujuan wisatamu ke sini juga dong! (AS/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

31 Mei 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: