BerandaHits
Jumat, 18 Mei 2023 09:03

Mau Seru-Seruan di Konser, Epidemiolog: Paling Aman Memakai Masker

Ilustrasi: Potensi terjangkit virus saat menonton konser di masa sesudah pandemi tetap ada. (AP/Emllio Morenatti)

Persiapkan diri sebaik mungkin ketika akan mendatangi konser, apalagi konser besar. Menurut epidemiolog, kamu tetap perlu memakai masker agar resiko tertular virus semakin kecil.

Inibaru.id - Kamu yang sangat memedulikan kesehatan, pasti selalu memikirkan dengan matang ketika mau mendatangi kerumunan termasuk konser. Kamu nggak ingin terjangkit virus akibat berdesak-desakan di dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang terbatas, kan?

Indonesia memang sudah meninggalkan fase pandemi Covid-19. Makanya, sudah banyak konser-konser berskala besar digelar di negara kita. Tapi, bukan berarti kondisi sudah baik-baik saja, lo. Potensi terjangkit virus yang beberapa tahun lalu mampu merenggut nyawa banyak orang itu tetap ada.

Nah, biar makin tenang saat datang ke konser, kita dengar dulu apa kata epidemiolog. Defriman Djafri, seorang epidemiolog dari Universitas Andalas Padang mengatakan pemerintah dan penyelenggara tetap perlu mempertimbangkan keamanan kesehatan masyarakat ketika ingin menggelar konser.

"Saya kira kita tidak perlu paranoid dan juga takut. Tentu protokol yang sama ini sudah dijalankan, ketika kita bisa mengestimasi potensi itu besar atau tidak terjadinya penularan dengan kasus-kasus yang sekarang ini. Nah, penyelenggara dan pemerintah harus mempertimbangkan itu," kata Defri, dikutip Rabu (17/5/2023).

Sampai sekarang, memang belum ada varian virus corona baru yang muncul sehingga situasi pun cukup stabil. Jadi, bisa dikatakan, kondisi saat ini cukup aman untuk mengadakan acara yang berkerumun seperti konser dan festival.

Akan tetapi, Defri tetap mengimbau agar masyarakat tetap cerdas dan mampu menjaga diri sendiri dengan baik. Sebab, berkerumun atau menghadiri kegiatan yang ramai tetap berisiko terjadi penularan penyakit.

"Kalau kita belum menemukan varian baru dan saat ini kondisi stabil, perawatannya tidak ada masalah di kapasitas kesehatan di rumah sakit. Saya kira memang kondisi sudah aman sekarang," ujar Defri.

Masker dan Vaksin

Ilustrasi: Masker melindungi kita dari ancaman virus Covid-19. (Hypeabis/Abdurachman)

Nah, biar resiko terserang virus kian kecil saat menghadiri konser, maka kamu perlu tetap mengenakan masker, Millens.

"Bagaimana pun, imbauan ketika kita berkerumun atau kegiatan yang berisiko terjadi penularan. Ditambah yang hadir adalah mungkin ada juga yang berisiko tinggi, ya yang paling aman itu adalah tetap menggunakan masker di dalam setiap aktivitas ketika potensi itu lebih besar," sambungnya.

Dia juga menganjurkan agar masyarakat tetap mendapatkan vaksin booster meskipun kini WHO (World Health Organisation) telah mengumumkan status darurat pandemi Covid-19 telah berakhir. Hal itu bertujuan agar kondisi tubuh akan lebih terlindungi dan aman dari penyakit.

"Satu lagi saya mengimbau juga, jika vaksin masih tersedia gratis, baik yang belum booster atau nanti booster kedua, saya kira perlu mendapatkan itu. Saya yakin jika nanti ada ancaman baru, yang selama ini mungkin yang baru booster ke-2 adalah mungkin para petugas kesehatan, bisa saja masyarakat umum juga wajib," pungkas Defri.

Nah, kita harus bersyukur karena ancaman Covid-19 sudah mereda. Salah satu wujud syukur itu adalah dengan menjaga baik-baik tubuh kita agar selalu sehat, bukannya mengabaikan protokol kesehatan. Setuju, Millens? (Siti Khatijah/E07)

Artikel ini telah terbit di Media Indonesia dengan judul Ingin Tonton Konser? Ini Saran Epidemiolog Agar Anda Aman.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: