BerandaHits
Rabu, 12 Nov 2024 09:06

Mau Berapa Kecelakaan Lagi Sampai Aturan tentang Muatan Truk di Jalan Tol Dipatuhi?

Foto kejadian kecelakaan Tol Cipularang pada Senin (11/11/2024). (Tvonenews/Ilham Ariyansyah)

Ada dugaan kecelakaan Tol Cipularang pada Senin (11/11/2024) disebabkan oleh truk ODOL yang mengalami rem blong.

Inibaru.id – Per Senin (11/11/2024) malam, korban kecelakaan Tol Cipularang Km 92 adalah 1 orang meninggal, 4 luka berat, dan 23 lainnya mengalami luka ringan. Banyaknya korban disebabkan oleh begitu mengerikannya kejadian kecelakaan tersebut.

Dari berbagai video yang viral di media sosial, terlihat jelas sebuah truk semi-trailer berukuran besar yang membawa kertas karton diduga mengalami rem blong menabrak 17 mobil di depannya. Di lokasi kejadian, kontur jalannya memang cenderung menurun dan cukup panjang.

Saking parahnya hantaman truk tersebut, banyak mobil ringsek dan tumpang tindih dengan penumpang yang terjebak di dalamnya. Untungnya, semua korban sudah bisa dikeluarkan dari bangkai mobil-mobil tersebut.

“Per pukul 19.00 WIB, seluruh korban sudah berhasil dievakuasi ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ucap Senior Manager Representative Office 3 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division sebagaimana dilansir dari Tribunnews, Senin (11/11).

Diduga Bawa Muatan Overload

Kecelakaan di Tol Cipularang diduga karena truk mengalami rem blong. (Jasa Marga)

Selain karena rem blong di jalanan yang menurun, muncul dugaan lain bahwa truk yang jadi pemicu kecelakaan Tol Cipularang ini membawa muatan overload atau yang lebih populer istilahnya adalah truk ODOL (over dimension, over load).

Dugaan ini muncul dari video-video yang viral di media sosial. Banyak warganet yang menyayangkan truk-truk dengan muatan melebihi kapasitasnya ini banyak berlalu lalang di jalan raya dan jalan tol dan bisa membahayakan pengendara lainnya.

“Jadi ada truk yang membawa muatan cukup berat remnya blong sehingga menabrak kendaraan di depannya, terjadi kecelakaan beruntun,” ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abass, Senin (11/11).

Padahal, sudah ada aturan yang dikeluarkan pemerintah yang isinya melarang kendaraan membawa muatan yang melebihi batas muatan dan dimensi kendaraannya, yaitu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 60 Tahun 2019 tentang Penetapan Tata Cara Penetapan Jenis dan Fungsi Kendaraan, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

Jika melanggar aturan-aturan tersebut, sanksinya antara lain ditilang, nggak diizinkan meneruskan perjalanan, hingga mendapatkan hukuman denda atau pidana yang cukup berat jika memicu kecelakaan yang menyebabkan kemunculan korban jiwa.

Sayangnya, meski sanksi tersebut cukup berat, masih banyak truk ODOL berseliweran di jalanan.

Lebih dari itu, di jalan tol juga sebenarnya sudah banyak rambu yang isinya adalah meminta kendaraan berat seperti bus dan truk menggunakan jalur kiri sehingga jika terjadi permasalahan bisa segera menepi atau masuk ke jalur darurat sehingga nggak memicu kecelakaan parah. Sayangnya, di video kecelakaan Tol Cipularang tadi, terlihat jelas truk berada di sisi kanan jalan dan akhirnya menyebabkan kecelakaan maut.

Yap, selama aturan-aturan yang sebenarnya dibuat demi mencegah kecelakaan ini masih nggak dipatuhi, bisa jadi kecelakaan-kecelakaan yang melibatkan kendaraan serupa bisa terjadi di masa depan. Jadi, kapan nih semua pihak menyadari akan hal ini? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: