BerandaHits
Senin, 10 Feb 2019 12:00

Komentar Psikolog Soal Marak Orang Mengamuk Saat Ditilang

Adi Saputra tengah meluapkan amarahnya dengan mempreteli motor karena ditilang. (Instagram/@lambe_turah)

Menanggapi kasus banting motor karena nggak terima ditilang, ahli psikolog sebutkan pelaku punya pribadi tempramental yang mudah terpicu emosi. Yuk! simak penjelasan lengkapnya.

Inibaru.id – Aksi orang mengamuk karena ditilang polisi saat ini tengah viral di media sosial. Bukan hanya aksi menghancurkan kendaraan bermotornya sendiri, pelaku juga terang-terangan membakar STNK. Adi Saputra bukanlah yang pertama melakukan kejadian ini, tapi masih ada yang lain.

Kejadian ini pun menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengapa kejadian ini bisa sampai terjadi.

Menanggapi hal ini, seorang ahli psikolog sekaligus staf pengajar di Universitas Indonesia (UI) Dr. Rose Mini Agoes Salim pun angkat bicara. Menurutnya, kejadian tersebut diakibatkan oleh pribadi seseorang yang mudah sekali terpicu emosi.

"Tapi yang lebih jelas lagi menurut saya, dia enggak punya anger management," kata Romi, seperti ditulis Kompas.com, Jumat (8/2/2019).

Ledakan emosi yang dialami Adi tersebut bisa jadi dipicu oleh banyak hal. Misalnya karena malu ditilang di depan kekasihnya, kesal, atau bisa juga karena dia tahu bahwa dirinya salah, tapi enggan mengakuinya. Tanpa sadar, dia menghancurkan miliknya untuk menutupi rasa takut dengan polisi.

"Ini namanya self destructive, menghancurkan diri sendiri. Kadang ada orang marah dia tidak menonjok orang lain tapi memukul dirinya atau menghancurkan apa yang dia miliki," jelas Romi.

Romi juga mengatakan orang yang meluapkan emosi seperti kasus Adi, disebabkan karena nalarnya nggak berjalan dan hanya menggunakan emosinya. Saat-saat seperti itu, orang yang marah nggak dapat berpikir dengan tenang dan nggak memikirkan dampak ke depan. Misalnya membakar STNK yang menyebabkan kendaraannya nggak lagi memiliki surat-surat.

Kendati demikian, orang lain juga nggak tahu apakah sebelum peristiwa itu terjadi, pria tersebut sudah menyimpan rasa marah atau emosi yang nggak terlampiaskan hingga akhirnya meluap saat ditilang.

"Jadi bisa saja sebelumnya sudah ada emosi-emosi yang diredam, kemudian penilangan itu jadi seperti pelatuk yang akhirnya keluarlah semuanya (amarah)," kata Romi menduga.

Dari kasus ini Romi mengingatkan, marah adalah hal yang wajar untuk semua orang. Namun, seseorang juga memiliki tugas untuk mengolah dan mengenali emosi tersebut. Terutama belajar untuk mengatur reaksi yang sesuai dengan stimulus.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatur emosi adalah berpikir dengan nalar, mempertimbangkan dampak yang akan terjadi sebelum melakukan sesuatu. Melatih kesabaran ketika marah juga hal yang penting ya, Millens. (IB07/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: