BerandaHits
Senin, 15 Jun 2025 08:01

Makanan Hangat, Pelukan Sederhana untuk Jiwa yang Lelah

Makanan hangat bisa menenangkan pikiran. (Viva)

Pikiran penat atau sedang sedih? Nggak perlu berlarut-larut, dengan mengonsumsi makanan hangat seperti mi rebus, soto, bakso, atau mi ayam, suasana hatimu bakal membaik!

Inibaru.id – Kamu pasti sudah tahu tentang berita yang cukup ironis namun menggelitik ini; di sebuah warung kecil yang ada di Yogyakarta, seorang laki-laki muda ditemukan sedang menyantap semangkuk soto hangat. Nggak ada yang mencurigakan dari penampilannya. Tapi, beberapa waktu sebelumnya, keluarganya sudah panik karena dia sempat meninggalkan pesan pamit di media sosial.

Entah bagaimana, niatnya untuk mengakhiri hidup berubah dan dia kemudian ditemukan sedang menikmati aroma kaldu yang mengepul dari warung soto tersebut.

Barangkali, saat duduk dan menyeruput kuah hangat itu, sia merasa seperti dipeluk. Bukan oleh siapa-siapa, tapi oleh sesuatu yang sulit dijelaskan. Mungkin, oleh kenangan, atau juga oleh harapan kecil yang tiba-tiba datang ke kehidupannya lagi.

Cerita itu cepat menyebar di linimasa. Banyak yang terkejut, banyak pula yang mengerti. Salah satunya Rani (28), seorang karyawan swasta di Yogyakarta. Dia mengaku sering merasa kalut di tengah tekanan pekerjaan dan masalah pribadi. Jika hal itu tiba, dia datang ke warung mi ayam langganannya. Jika sedang enggan keluar rumah, dia juga punya comfort food lainnya, yaitu mi rebus buatan sendiri.

“Biasanya aku bikin sendiri. Nggak mewah, cuma mi instan ditambah sayur dan telur. Tapi rasanya tuh, bikin tenang,” ujarnya pada Jumat (13/6/2025). “Bukan soal kenyangnya, tapi proses bikin dan makan mi hangat itu kayak terapi.”

Makanan hangat memberikan efek menenangkan bagi psikis. (Segari)

Fenomena ini ternyata bisa dijelaskan secara psikologis. Makanan hangat, seperti soto, mi ayam, atau bahkan semangkuk bubur, mampu memberi efek menenangkan karena berkaitan erat dengan rasa aman. Menurut Psikolog Klinis Ajeng Marlianti, makanan hangat sering kali diasosiasikan dengan rumah, keluarga, dan kenangan masa kecil. Semua itu memberikan sensasi nyaman yang sangat dibutuhkan saat seseorang merasa stres atau tertekan.

“Ketika seseorang menyantap makanan hangat, tubuh dan pikiran bereaksi seolah mendapatkan perlindungan. Ini adalah respons alami terhadap rasa aman yang dibentuk dari pengalaman masa lalu,” jelas Ajeng sebagaimana dinukil dari Kompas, Jumat (13/6).

Nggak heran, banyak orang yang menyebut makanan hangat sebagai comfort food. Bukan sekadar karena rasanya enak, tapi karena ada cerita di baliknya—cerita tentang ibu yang memasakkan sup saat kita demam, tentang sahabat yang menemani makan bakso setelah patah hati, atau tentang kenangan kuliah yang serba pas-pasan tapi penuh tawa di angkringan.

Makanan memang nggak bisa menyelesaikan semua masalah. Tapi dalam semangkuk soto atau sepiring mi rebus, kadang kita menemukan jeda—jeda untuk menarik napas, menenangkan kepala, dan mengingat bahwa hidup, betapapun rumitnya, masih menyisakan kehangatan.

Jadi, kalau hari ini rasanya berat, mungkin kamu hanya butuh semangkuk hangat. Bukan untuk kenyang, tapi untuk merasa baik-baik saja, walau sebentar. Setuju, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: